Kerja Praktek di PT Pupuk Iskandar Muda, Aceh Utara

10:31:00 PM

Haloo.. ketemu lagi di blog Meanwhile U ‘n Me.. Masih suka kan baca cerita- cerita atau bahasan saya?? Mungkin beberapa pengunjung bisa komen kalo ada yang kurang, sebagai kritik dan masukan buat saya. Kali ini saya akan menceritakan sekelumit dongeng (???) selama saya Kerja Praktek di PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM), Aceh Utara. Awal saya sampai ke Aceh sudah pernah saya ceritakan di Finally: Aceh, Welcome Back. Pengalaman kerja praktek disini mungkin sebagai gambaran buat beberapa anak SMA atau mahasiswa yang masih bingung tentang kondisi pekerjaan nanti (khususnya yang sebidang dengan saya), ga susah- susah amat sebenarnya.
PT PIM Malam Hari
PT PIM Malam Hari
PT PIM Siang Hari
PT PIM Siang Hari
Tanggal 1 Februari, pukul 7 pagi kami mulai masuk kerja. Masih terlihat sangat pagi di Aceh, karena waktu subuh aja sekitar 05.25 WIB, sehingga jam 6 masih gelap, dan jam 7 matahari baru mulai awal- awal muncul. Tapi saya rasa, waktu tersebut sangat tepat untuk mengawali hari dengan semangat (plus bingung) buat saya hari itu, dan buat para karyawan PIM, karena kondisi tubuh masih dalam keadaan bugar. Setelah menjalani pengarahan dari bagian Diklat, kami dikenalkan pada lingkungan pabrik PIM dan tata tertibnya, terutama berkaitan dengan keamanan dan keselamatan kerja. Jam 10.00 WIB pun baru kami dikenalkan pada lingkungan tempat kami kerja praktek. Saya mendapat sektor Pabrik PIM-2, Urea-2. Saya ditempatkan di bawah Departemen Listrik dan Instrumentasi. Perbedaan keduanya adalan jika Departemen Listrik lebih mengurus perangkat yang bervoltase tinggi, sementara Departemen Instrumentasi mengurus perangkat bervoltase 110-250 V beserta instrumen lainnya. Pengalaman pertama yang didapat adalah komentar dari eks- rekan kerja Bapak yang masih di PIM “ini anaknya Pak Sonny?? Mana ada..kok ga mirip??” Hahaha… Emang agak jauh kalo perawakan saya sama Bapak. Bapak badannya besar n berewokan, sementara saya badannya kecil (baca: agak kurus) plus item (baca: agak gak putih). Hahahaaaa.. Katanya yang sama cuma rambutnya, gondrong di bagian belakang. Di kantor, saya bersama Om Irwannof, Pak Edi Nurzen, Bang Furqan, Bang Ichsan, sama Bang Irwan.
Pengenalan Lingkungan Perusahaan PT PIM
Pengenalan Lingkungan Perusahaan
Seminggu berjalan, saya mulai memahami kondisi dan apa yang harus saya (dan kami yang sebidang dengan saya) kerjakan dalam sebuah perusahaan. Banyak pekerjaan yang berkaitan dengan maintenance dan pengembangan perusahaan, pengembangan sistem, pengerjaan suatu proyek, pengadaan barang pengganti komponen yang aus dan rusak, dan sebagainya. Awal praktek, saya diajari mengenai P & ID (Piping & Instrumentation Diagram), sebagai langkah awal mengenal kondisi, komponen, dan sistem umum pabrik PIM-2 Urea-2. Disini saya ga perlu menjelaskan proses kerja urea, ya.. Kepanjangan ntar, malah jadi blog proses kimia nanti. Hehe… Begitu juga dengan Logic Diagram ataupun Ladder Diagram yang mengontrol proses kerja pabrik. PIM sendiri terdiri dari Unit Ammonia, Urea, dan Utility yang menunjang kinerja pabrik.

Banyak troubleshooting dan proses kerja alat yang saya pelajari, walaupun tidak terlalu mendalam (karena juga cuma 1 bulan), tetapi paling tidak awalan pekerjaan sudah saya ketahui, diantaranya masalah pada control valve, pressure transmitter, pressure gauge, micro switch, re-stroke valve, commisioning, dsb. Inilah gunanya Kerja Praktek. Pernah saya ditanya oleh salah satu rekan Bapak yang juga karyawan disana: “berapa persen pelajaran yang kamu dapat di kuliah, dengan kondisi nyata di perusahaan ini?”. Emmm.. mungkin cuma 5-10% saja, Pak. Hahaha..

Kembali ke keseharian KP, awal- awal kerja disana, kami lupa, bahwa di Aceh tu waktu sholatnya mundur sekitar 40 menit. Karena waktu itu sudah istirahat (jam 12.00-13.00 WIB) dan makan siang dari perusahaan belum datang,  sementara para karyawan pulang untuk makan siang di rumah, kami berpikir: “ah, daripada gini, mending sholat dhuhur dulu aja”. Padahal waktu itu baru jam 12.15 WIB!! Hahaha.. Malu deh, sama karyawan bagian operator yang juga kerja disitu.

Kami tiap hari berjalan dari gerbang depan pabrik ke kantor yang berjarak sekitar 300 meter. Kalo karyawan sih, banyak yang pake sepeda, motor diparkir di depan. Kadang cape juga pas harus bolak- balik ke depan buat ngurus laporan, jalan bolak- balik. Tapi gapapa lah, itung- itung buat olahraga, karena selama disana sama sekali ga sempat buat jogging atau maen bola. Pulang pun jalan dulu ke depan, biasanya pulang jam 16.00 WIB, sementara kalau hari Jum’at pulang jam 16.30 WIB karena istirahatnya sampai jam 14.00 WIB buat Jum’atan.
Lingkungan Pabrik PIM-2 dari Atas
Lingkungan Pabrik PIM-2 dari Atas
Di lingkungan pabrik, kami mengenal banyak “jenis dan macam” orang beserta watak dan sifatnya. Plus mencoba menganalisa bagaimana cara menghadapi orang- orang yang berbeda- beda tersebut. Terkadang ada masalah pekerjaan berkaitan dengan orang lain, tapi kita harus bisa menghadapinya, mengatasinya. Kalo kata Om Irwannof pembimbing saya : “jangan suka dibuat stress masalah pekerjaan, dibikin senang aja, ketawa- ketawa, biar ga cepat tua, kaya saya dan Bapak”. Memang terkadang saya melihat perbedaan dimana banyak yang sudah keliatan begitu tua walaupun belum masuk usia pensiun. Kami juga mengenal banyak orang, banyak kenalan yang semoga bisa bermanfaat di masa yang akan datang, Memang sih, saya tergolong anak pendiam, tapi bukannya tidak pandai bergaul, terkadang butuh waktu untuk mengenal dekat seseorang secara lebih personal.

Ketika saya KP, anggota di kantor bergantian dikirim untuk mendapatkan pelatihan, ada yang studi kasus ke Pupuk Kaltim (PKT Bontang) dan ada yang mendapat pelatihan DCS/PLC, dengan biaya yang tidak murah, kadang sekali pelatihan bisa menghabiskan sekitar US $ 2.000. Waoww… Namun saya kira itu sebanding dengan fasilitas dan ilmu yang didapat, khususnya bagi karyawan baru.

Saya mengambil topik bahasan khusus mengenai Solenoid Valve sebagai Safety Control Valve menuju sebuah Reaktor CO2. Terlihat sederhana sistemnya, tapi yang namanya baru belajar, agak susah juga mahaminnya, dengan beberapa kondisi yang harus terpenuhi hanya untuk menggerakkan (energize) sebuah solenoid valve. Pabrik PIM-2 sudah “lumayan” modern dengan telah digunakannya PLC dan DCS, tidak seperti di PIM-1 yang merupakan pabrik pertama. Itulah yang namanya belajar, mencari ilmu. Sangat lebih enak sekali belajar dengan terjun langsung di lapangan, daripada belajar teori dalam ruangan kampus, dan dalam hati, dengan banyaknya mahasiswa yang sebidang dengan saya mengincar untuk jadi bagian dari sebuah perusahaan seperti PIM (Perusahaan Pupuk, Petrokimia, Minyak, Gas), tapi kenapa yang banyak dipelajari di kampus sama sekali tidak berkaitan dengan bidang yang akan kita terjuni nanti. Entahlah… Tapi gelar pun  (plus ilmu, tentunya) merupakan salah satu sarana untuk mendapat penghidupan yang lebih baik. Bukankah mencari ilmu tu juga merupakan ibadah dan kewajiban kita??
Topik Bahasan Kerja Praktek PT PIM
Topik Bahasan Kerja Praktek
Terkadang masih suka ga kuat nyium bau ammonia dan karbamat, apalagi pas masuk ke gudang pupuk Urea, tapi ya emang harus dibiasakan. Banyak diajari sama Om Irwannof, juga orang- orang lain. Ada yang bilang: “Sebenarnya, kita kerja itu mudah, ga susah- susah amat asal kita mau belajar. Yang susah itu waktu kita masuknya, waktu seleksi perusahaan”. Kenyataan yang saya dapat pun begitu, seperti kebanyakan seleksi, sangat sulit untuk menjadi “orang terpilih”, kita harus banyak berusaha dan berdo’a jangan dilupakan, ibadah. Alloh telah menentukan jalan kita nantinya. Sewaktu kerja, awal- awal masuk, kita nantinya tetap akan mendapat bimbingan dari para senior, untuk membiasakan diri, sehingga tidak canggung mengerjakan suatu perusahaan. Namun begitu, dalam proses pemilihan, faktor pengalaman juga sangat penting dan diutamakan.

Pengurusan laporan, dsb. Juga Alhamdulillah, bisa selesai tepat waktu, dengan dibantu pembimbing kami. Oiya, waktu itu kami KP bersamaan dengan 4 orang (cewek) mahasiswa Kimia Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dan sekitar 20 puluhan anak SMK di sekitar Aceh. Yang SMK jurusan perkantoran, masih SMA gitu tapi ko banyak yang dandanannya menor- menor. Bedak tebel. Waoooww…

Waktu hari terakhir Kerja Praktek, tanggal 29 Februari, waktu pulang terhambat oleh hujan deras yang melanda. Ditunggu deh, sampai jam 5 sore, sambil ngobrol2 buat yang terakhir di kantor. Sepertinya hujan itu ingin menandakan bahwa seharusnya saya berada di PIM lebih lama. Hahaha… (ge-er).

Mungkin demikian sedikit cerita saya selama sebulan KP di PT PIM. Di akhir minggu, kami lebih sering keluar, Alhamdulillah ada kesempatan dan terkadang ada yang mengajak, seperti ke Takengon, Batee Iliek, dan Banda Aceh. Ketemu beberapa kawan lama juga disana, setelah sekitar 13 tahun ga ketemu. Thanks to Una Aja dan Rini Foelyati, Aulia Hidayat, atas bantuannya selama saya disana.
Penenun Kain Cantik di Pameran SMA Lhokseumawe
Penenun Kain Cantik di Pameran SMA
See you later. Ciaoooo…

You Might Also Like

0 comments

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs