Aman saat Traveling? Jangan Lupa Pakai Sabuk Pengaman

12:00:00 PM Dimas A. R. Kambuna 1 Comments

Berwisata menggunakan mobil banyak dipilih oleh keluarga maupun para wisatawan yang menginginkan kenyamanan lebih. Kenyamanan diperoleh karena ruangan pada mobil yang lebih lega, tanpa harus bersempit-sempit ria membawa barang bawaan. Selain itu berwisata dengan mengendarai mobil juga dapat membawa teman lebih banyak sehingga perjalanan lebih rileks. Beban dan lelah yang relatif lebih sedikit dibanding mengendarai sepeda motor, membuat sebagian besar orang memilih mengendarai mobil untuk traveling.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, tetap saja berkendara di jalan raya memiliki resiko bersinggungan dengan kendaraan lain, ataupun resiko kecelakaan lainnya. Nah, setelah membahas aman berwisata dengan sepeda motor, kali ini Meanwhile U and Me akan membahas pentingnya sabuk pengaman bagi keselamatan Anda, agar Anda dapat traveling dengan lebih nyaman.
seat belts save lives
Seat Belts, Save Lives
Di Indonesia berkendara dengan menggunakan sabuk keselamatan masih belum menjadi kebiasaan, dan bukan merupakan kesadaran akan pentingnya menggunakan sabuk pengaman. Rata-rata, mereka masih menganggap penggunaan sabuk pengaman hanyalah agar tidak ditilang polisi. Apalagi pemakaian safety belt adalah suatu kewajiban bagi pengemudi dan penumpang sebelum kendaraan bergerak, sebagaimana tertuang dalam UULAJ No.22/2009. Hal itu salah besar.

Safety belt atau sabuk pengaman bukanlah teknologi sensor rem otomatis atau Active Park Assist yang dapat mengurangi resiko kecelakaan secara otomatis, merupakan perangkat pintar dari teknologi mobil itu sendiri. Walaupun ada teknologi yang memperingatkan pengemudi untuk menggunakan sabuk keselamatan, alat ini tetaplah dioperasikan secara manual. Namun, jangan remehkan peranti yang satu ini, karena ia berperan vital terhadap keselamatan pengemudi ketika terjadi benturan. Pengoperasian secara manual membutuhkan kesadaran lebih bagi para pengendara mobil.

Mari kita lihat beberapa fungsi dari sabuk pengaman bagi keselamatan pengendara mobil:
  • Safety belt dapat melindungi penggunanya dari cedera yang lebih parah dalam suatu kecelakaan.
  • Safety belt berfungsi menahan tubuh sehingga tidak menumbuk setir, dashboard, terlontar keluar melalui kaca depan, atau terlempar keluar dari pintu atau kaca samping saat kecelakaan.
  • Menjaga posisi mengemudi yang benar saat menghindar/berhenti mendadak bahkan ditabrak oleh kendaraan lain (pengemudi dan penumpang tetap dalam posisinya).
Seat belt harus benar-benar digunakan di tulang pinggul dan tulang bahu, karena ini adalah tulang yang kokoh. Maka dari itu, perhatikan sebuah prinsip yang dikenal dengan 3-R berikut ini.
  • Rapat : "Tali sabuk harus rapat, tidak kendor, tetapi tetap nyaman bagi pengendara. Bila terjadi tabrakan tali sabuk yang kendor dapat mengguncang penumpang, membentur interior, membentur sesama penumpang. Jenis luka biasanya memar dan sobek".
  • Rata : "Tali sabuk harus rata dan tidak boleh melintir. Bila terjadi tabrakan, tali sabuk yang melintir dapat menjadi tajam dan menyayat tubuh manusia".
  • Rendah : "Tali sabuk harus rendah sehingga tidak mengganggu gerakan tangan dan tidak melukai organ dalam perut bila terjadi tabrakan".
Tuh kan, keterangan-keterangan yang ada menjelaskan tentang akibat yang terjadi jika tidak menggunakan sabuk pengaman dengan baik, apalagi tidak menggunakan sabuk pengaman sama sekali? Dari menyayat, sobek, melukai organ dalam perut, hiii...
seat belt rapat dan nyaman
Menggunakan Sabuk Pengaman dengan Baik, Rapat dan Tetap Nyaman (Foto:weircomfees)
Selain itu, saat memakai sabuk pengaman, harap perhatikan juga hal-hal seperti di bawah ini:
  • Tegakkan sandaran kursi dan duduk sampai dalam : "Sabuk Pengaman bekerja baik bila sandaran berada pada posisi tegak".
  • Biarkan tali bahu melintang pada leher atau lengan, jangan meletakkannya di bawah lengan: "Pastikan bahwa jangkat bahu terkait aman dan tidak salah mengaitkannya".
  • Tali pinggul sebaiknya melintang pada pinggul: "Sabuk keselamatan mengikat tulang pinggul tidak melalui pinggang".
  • Dengar bunyi ikatan yang terkunci: "Tekan piringan lidah ke dalam pengait sampai terdengar bunyi KLIK! dan jadikan hal ini kebiasaan".
  • Jangan memasukkan benda-benda lain ke dalam pengait: "Hal ini akan membuat sabuk keselamatan tidak bisa terkunci".
  • Sabuk keselamatan sebaiknya dipakai oleh satu orang pada satu waktu: "Jangan pakai sabuk keselamatan bersama anak-anak yang duduk di pangkuan Anda (biasa terjadi pada sebuah keluarga dengan membawa anak kecil)".
  • Ganti segera sabuk keselamatan yang rusak : "Periksa sabuk keselamatan secara periodik dan jangan gunakan sabuk keselamatan bekas kecelakaan ".
Nah udah tahu kan, tips dan trik menggunakan sabuk pengaman? Untuk keamanan dan kenyamanan saat Anda traveling, harus tetep diinget dan diterapkan ya, tips dan triknya. Ingetin teman-teman atau keluarga Anda yang belum sadar akan pentingnya safety belt.
"Gunakanlah sabuk keselamatan bagi pengemudi dan seluruh penumpang sebelum kendaraan bergerak karena manfaatnya, bukan karena peraturan”.
Oke? Selamat traveling, yaa... Yuk, lihat keindahan alam Indonesia kita ini. :)

Source: Dishubkominfo Tasikmalaya dan Otosia

You Might Also Like

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)