Hindari Dehidrasi saat Traveling

12:00:00 PM

Siang Traveler. Setelah beberapa minggu belakangan masih sering diguyur hujan, yang sedikit menghambat perjalanan kita buat wisata, akhir-akhir ini sudah mulai terik lagi nih, cuacanya. Hujannya cuma sekali-sekali aja, terkadang malam hari baru hujan. Nah, sekarang cuacanya udah cerah, yang suka jalan-jalan, dilanjut lagi doong.
hindari dehidrasi saat traveling dengan cukup minum
Hindari Dehidrasi saat Traveling dengan Cukup Minum (Foto:fikriaulia03)
Tapi, saat terik begini, terkadang ada satu hal yang sering dilupakan oleh para traveler, yaitu kebutuhan minum tubuh kita. Saat cerah dan terik, tubuh cenderung lebih banyak mengeluarkan keringat dari pori-pori kulit kita. Tangan, leher, badan, bahkan melalui kelenjar keringat di wajah dan kepala kita. Sementara, 2/3 komposisi tubuh kita, terdiri dari air. Lihat data berikut (diambil dari Nestle Pure Life: "Air adalah Komposisi Utama Tubuh Kita") :
Otak (73%), paru-paru (83%), jantung (73%), hati (71%) dan ginjal (79%) kesemuanya mengandung jumlah air yg lebih tinggi dari tulang (31%).
Kebayang ga, bagaimana kalo tubuh kita sampai dehidrasi, kekurangan air?

Efeknya nih, misal otak kekurangan air. Hal tersebut akan mengakibatkan konsentrasi kita menurun. Coba kita lagi menyebrang jalan tidak konsentrasi, menyetir sepeda motor atau mobil tidak konsentrasi, bisa bahaya kan, buat kita, keluarga, dan orang lain?

Ginjal kekurangan air? Saat kita kurang minum, tubuh akan mengalami gejala dehidrasi yang menyebabkan darah kita menjadi lebih kental. Nah, ginjal pun akan terus bekerja lebih keras untuk menyaring darah kita. Kasian kan?

Lalu, gimana sih, patokan minum air itu?
Minum air itu jangan sampai nunggu haus, kalau ada sinyal haus berarti tubuh sudah banyak kekurangan air. Gitu kata akun twitter @blogdokter. Kita jangan terpaku sama mitos minum 8 gelas sehari. Jadi, minumlah sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas fisik tubuh.

Kalo kita sampe dehidrasi, akibatnya bakalan loyo dan tidak bersemangat dalam beraktivitas dan gangguan fungsi lainnya. Jalan-jalan kan butuh banyak gerak tuh, banyak aktivitas. Coba, kita lagi asyik jalan-jalan, wisata di air terjun, yang biasanya jalannya menanjak-menurun, terus kita kram? Waow. Ga enak banget.

Gimana tandanya kita sudah cukup minum air?
Kita bisa cek warna air seni kita, cerah, pekat, atau bening. Kalo warnanya kuning pekat, bahaya tuh, dah kekurangan air. Jadi, silahkan cek air seni kita (jangan cek air seni orang lain ya. Hehe).

Nah, jadi kalo lagi terik, lagi panas, banyak berkeringat, minum lebih banyak ya. Biar tetap sehat, sel-sel tubuh juga bisa bekerja dengan baik. Kalo hujan, adem, dan ga banyak aktivitas, boleh deh, pake patokan 8 gelas per hari.

Terus, sebaiknya minum apa? Minuman bersoda, minuman energi, atau apa?
Sebaiknya sih, yang paling murah dan paling mudah ditemui adalah air putih. Dan itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan air kita, selama kita dalam kondisi normal. Kecuali, saat terlalu lelah, boleh deh, minum-minuman energi, tapi jangan terlalu sering. Demikian juga dengan minuman bersoda. Kandungan gula yang kadang terlalu tinggi, tidak baik bagi tubuh kita. Air putih, gampang ditemui, murah, sehat.

Intinya, jangan lupa minum air ya, saat beraktivitas, jangan sampai dehidrasi, biar travelingnya mantap dan bersemangat.

Enjoy your Week End, Sobat.

You Might Also Like

1 comments

  1. sedia air sebelum dehidrasi.. hehe karena minum itu sangat penting ya..

    ReplyDelete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs