Friday, June 7, 2013

Malioboro, 2 Juni 2013. Suasana Malioboro biasanya dipenuhi para wisatawan yang mencari oleh-oleh khas Yogyakarta, mencari batik, dan berwisata budaya di sekitar daerah Malioboro. Tapi siang itu berbeda. Ratusan, bahkan ribuan orang dengan berbagai seragam membuat ramai jalanan Malioboro. Ada apa ini? Ada demo mahasiswa? Orasi dari parpol?

Ada yang membawa senjata seperti pisau, tongkat, dan memamerkan keahliannya. Ada yang saling keroyok, bahkan para wanita pun berduel. Sementara suasana sudah sangat ramai dan banyak wajah tegang melihatnya. Beberapa orang saling serang, tangkis dan hantam. Kenapa ga ada petugas keamanan yang menghentikannya? Wah, jangan-jangan mau ada penggerebekan nih? Tapi tunggu, kenapa yang melihat akhirnya malah bertepuk tangan?
malioboro pencak festival flying kick
Gaya Para Pesilat
Setelah diperhatikan dengan seksama dan bertanya sana-sini, ternyata di Malioboro sedang ada acara Malioboro Pencak Festival. Itu acara apa ya? Jarang terdengar, masih asing di kalangan wisatawan. Ada kata-kata Pencak, dan terlihatnya beberapa orang berseragam, mungkin Anda sudah bisa menebak-nebak apa yang terjadi. Ada syuting film The Raid-kah? Hehe... Bukan, tapi itu semacam ajang para pendekar silat unjuk kebolehan.Tapi, sebelum melihat beritanya, simak sejenak ya, sejarah pencak silat.

Sejarah Pencak Silat 

Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand Selatan sesuai dengan penyebaran suku bangsa Melayu Nusantara. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Pencak silat adalah olahraga bela diri dengan pengaruh budaya Cina, agama Hindu, Budha, dan Islam  dalam setiap aspeknya.

Istilah silat dikenal secara luas di Asia Tenggara, akan tetapi khusus di Indonesia istilah yang digunakan adalah pencak silat. Istilah ini digunakan sejak 1948 untuk mempersatukan berbagai aliran seni bela diri tradisional yang berkembang di Indonesia. Dalam perkembangannya kini istilah "pencak" lebih mengedepankan unsur seni dan penampilan keindahan gerakan, sedangkan "silat" adalah inti ajaran bela diri dalam pertarungan.

Asal mula ilmu bela diri di nusantara ini kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak.

Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 Masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti.

Pencak Silat di Dunia 

Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Pencak Silat dipromosikan Persilat di negara 5 benua, dengan tujuan membuat pencak silat menjadi olahraga Olimpiade. Persilat mempromosikan Pencak Silat sebagai kompetisi olah raga internasional.

Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam PON. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987.

Malioboro Pencak Festival

Nah, sekarang mari kita simak acara puncak Malioboro Pencak Festival yang diselenggarakan pada hari Minggu, 2 Juni 2013 kemarin. Acara ini merupakan acara yang digagas oleh Paseduluran Angkringan Silat (PAS) yang berada di Yogyakarta. Kurang lebih 50 perguruan pencak silat ambil bagian dalam acara ini. Tidak hanya dari Indonesia dan Yogyakarta, acara ini bahkan menarik minat para pesilat dari mancanegara seperti Amerika Serikat, Kuwait, Italia, Malaysia, Thailand, dan Singapura untuk ikut ambil bagian di event yang membuat Malioboro hari itu menjadi lautan manusia dengan seragam aneka warna. Acara ini merupakan acara kedua yang diselenggarakan PAS, setelah sebelumnya acara yang sama dilaksanakan pada tahun 2012 lalu.
Malioboro Pencak Festival Banner
Malioboro Pencak Festival
Sudah jelas kan, mengapa Malioboro mendadak dipenuhi ribuan manusia berseragam? Malioboro menjadi penuh karena acara ini melibatkan hampir 5000 orang. Sesuai namanya mereka menggelar pertunjukkan seni bela diri pencak silat di jalanan. Hasilnya Jalan Malioboro ditutup mulai pukul 13.00 hingga jelang pukul 18.00.
malioboro pencak festival sebelum acara
Suasana Jalanan Malioboro sebelum Ditutup. Ramai.
Pawai ini dipertontonkan mulai Parkiran Abu Bakar menuju Monument Serangan Oemoem 1 Maret.  Acara yang berlangsung dari  pukul 12.45 WIB ini dibuka oleh Wakil Gubernur DIY, Pakualam IV.
malioboro pencak festival berkumpul
Persiapan Kirab
malioboro pencak festival mendukung teman
Mendukung Teman yang Tampil
Dalam perjalanan menuju Monument Oemoem 1 Maret, para peserta melakukan berbagai atraksi dan unjuk kebolehan. Penonton dapat melihat betapa banyaknya aliran dan gaya pencak silat yang dimiliki oleh Indonesia. Semua ditampilkan dengan apik dan rancak, baik secara individu, duel maupun secara grup. Mungkin beberapa penonton membayangkan penampilan Iko Uwais di film The Raid dan menebak-nebak, perguruan apa yang diikuti Iko.
malioboro pencak festival aksi pesilat
Unjuk Kebolehan Pendekar Silat
malioboro pencak festival pencak gabungan
Pencak Tua-Muda
Sampai digaris finish setiap perguruan pencak silat menyuguhkan performanya. Panitia memberikan waktu dua menit bagi setiap perguruan untuk unjuk kebolehan. Acara ini juga dihadiri oleh petinggi dan tamu undangan.
malioboro pencak festival petinggi dan tamu undangan
Petinggi dan Tamu Undangan Malioboro Pencak Festival
malioboro pencak festival gamelan pengiring
Pencak semakin Rancak diiringi Alunan Gamelan
Salah satu Koordinator Malioboro Pencak Festival, Siswantoyo berkata, ”Pencak silat ini juga bisa menjadi character building serta economy impact, salah satu aset untuk mengembangkan bangsa, agar dikenal di mancanegara”. Untuk itu, pencak silat sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia, patut dilestarikan dan dibanggakan.
malioboro pencak festival bule
Diramaikan Pesilat Manca
malioboro pencak festival pengunjung
Pencak Silat sebagai Aset Bangsa agar Lebih Dikenal di Luar Negeri
Pencak silat memiliki filosofi dan aspek yang sangat berguna dalam diri setiap pesilat, yaitu:
  • Aspek Mental Spiritual: Pencak silat membangun dan mengembangkan kepribadian dan karakter mulia seseorang.
  • Aspek Seni Budaya: Budaya dan permainan "seni" pencak silat ialah salah satu aspek yang sangat penting. Istilah Pencak pada umumnya menggambarkan bentuk seni tarian, dengan musik dan busana tradisional.
  • Aspek Bela Diri: Kepercayaan dan ketekunan diri ialah sangat penting dalam menguasai ilmu bela diri dalam pencak silat. Istilah silat, cenderung menekankan pada aspek kemampuan teknis bela diri pencak silat menghadapi bahaya yang ada.
  • Aspek Olah Raga: Pesilat mencoba menyesuaikan pikiran dengan olah tubuh. Kompetisi ialah bagian aspek ini. Aspek olah raga meliputi pertandingan dan demonstrasi bentuk-bentuk jurus, baik untuk tunggal, ganda atau regu.
Selain itu, pencak silat yang dapat dikategorikan sebagai olahraga dan bela diri, memiliki beberapa nilai positif, yaitu:
  • Kesehatan dan kebugaran;
  • Membangkitkan rasa percaya diri;
  • Melatih ketahanan mental;
  • Mengembangkan kewaspadaan diri yang tinggi;
  • Membina sportifitas dan jiwa ksatria;
  • Disiplin dan keuletan yang lebih tinggi.
malioboro pencak festival bibit unggul
Menanamkan Nilai Positif Pencak Silat sejak Dini
Pencak silat berbahaya untuk wanita? Kata siapa? Lihat nih, para pendekar wanita yang beraksi. Pencak silat malah dapat dipergunakan untuk membela diri, pertahanan menghadapi bahaya yang mungkin timbul di jalanan, yang semakin mengkhawatirkan.
malioboro pencak festival pesilat wanita
Para Pesilat Wanita: "Jangan Macam-Macam!"
Para sesepuh, manula pun tidak kalah tenaganya dengan para pendekar usia muda, mereka masih sehat dan bugar karena rutin melaksanakan olah raga ini.
malioboro pencak festival tua bertaji
Bugarnya Pendekar di Usia Senja
Tidak hanya beratraksi dengan gerakan, beberapa pemain juga beratraksi dengan beberapa benda-benda seperti besi dan batu, bahkan dengan motor. ”Tidak ada unsur gaib yang kita gunakan dalam pencak silat. Ini hanya soal kepercayaan dan kekuatan kita saja,” ucapnya.
malioboro pencak festival atraksi lindas motor
Bukan Ilmu Gaib, tapi Kepercayaan akan Kekuatan Diri
Kita dapat melihat bahwa banyak sisi positif dari acara ini. Selain sebagai ajang pengenalan budaya, saling berinteraksi antar perguruan silat, sampai ajang promosi silat itu sendiri. Dapat dilihat juga bahwa banyak para pemuda, bibit unggul yang siap dikembangkan, untuk menjadi pendekar silat, mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Para pendekar juga dapat berkupul menjadi satu, tidak ada yang menyanjung bahwa dialah yang paling hebat, karena semua sebenarnya adalah satu.
malioboro pencak festival berbaris rapi
Baris-Berbaris Tak Kalah Rapi dari Anggota Militer, Pemuda Siap untuk Dibina
malioboro pencak festival red pencak
Mengusung Panji Masing-Masing, tapi Tetap Satu
Namun, untuk go international, Pencak Silat ini masih memiliki kelemahan. Kelemahan Pencak Silat Indonesia saat ini adalah dalam hal manajemen. “Pengemasan masih kurang bagus, serta peran pemerintah masih sangat rendah,” kata Sesepuh Maenpo Cikalog Raden Haji Aziz Asy’arie. Sehingga walaupun terlihat telah banyak anggota dalam lingkup nasional, untuk lingkup internasional terasa masih kurang.
malioboro pencak festival persinas asad dan fans
Pendekar Persinas ASAD dan Fans, Siap Ikut Andil go international
Banyak keunikan dan manfaat yang dirasakan dari acara ini. Malioboro dapat promosi, demikian juga dengan Pencak Silat. Acara yang digagas PAS ini layak untuk dipertahankan dan diselenggarakan setiap tahun.
malioboro pencak festival istirahat
Pendekar Silat Juga Manusia, Lelah setelah Beratraksi dan Promosi Kebolehan Silat
Dengan memilih acara pada hari Minggu dan saat akan memasuki liburan sekolah, pemilihan waktu ini terasa sangat pas, mengingat waktu tersebut merupakan waktu ramainya pengunjung sehingga lebih banyak menarik minat untuk ikut serta di masa depan, atau pengunjung yang hanya ingin melihat, sebagai sarana hiburan.

Mari kita lestarikan budaya Indonesia ini dan terus pertahankan, jangan sampai hilang dan tergerus zaman globalisasi. Dapat kita rasakan suasana persaudaraan antar perguruan silat yang ada.

Ayo Jalan-Jalan dan Lihat Keragaman Budaya Indonesia. :)




Reactions:

Tagged: , ,

8 comments:

  1. ASAD Go International? Go Ahead! Insya Allah :)

    ReplyDelete
  2. Aamiiin, Mas.. Tinggal terus dikembangkan dan dibina dengan baik. :)

    ReplyDelete
  3. wah sayang aq lupa kalau ada festival, , ,
    hduuuhhhh . . . PSHT mana ini, hehe
    Salam Persaudaraan ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga baru tau dari temen mepet2, Mas.. Hehe
      Iya nih, susah buat nampilin satu2 dari tiap perguruan. Hampir 50 perguruan soalnya.
      Salam juga Mas.. Semoga tetap jaya. :)

      Delete
  4. Terima Kasih telah meliput kegiatan Paseduluran Angkringan Silat (PAS)
    semoga niat kita semua untuk mempopulerkan kembali Pencak Silat di negri sendiri bisa tercapai dan didukung oleh semua pihak .
    Dukungan Pemkot Jogjakarta dan Pemda DIY untuk menjadikan acara ini sebagai acara tahunan semoga bisa terwujud .
    Salam Silat Salam Budaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, saya senang juga melihat semua Perguruan Pencak SIlat bisa bersatu padu, kumpul bersama.
      Aamiiin, smg juga liputan2 yg ada bisa membantu PAS maupun Pemkot&Pemda untuk lebih mempopulerkan acara ini. :D

      Delete
    2. Siyap mas , ini acara yg ke dua kali . thn kemarin di tgl 27 Mei 2012 ....
      Banyak hal yg harus diperbaiki dan disempurnakan utk kedepan, dan banyak ribuan terima kasih kpd perguruan2 dan aliran2 pencak silat yg telah membantu dgn menjaga keamanan serta ketertiban.
      Semoga dukungan seperti liputan ini akan terus ada dan sangat membantu sekali mewujudkan cita2 kami semua
      Sekali lagi terima kasih .
      Salam

      Delete
    3. Iya Mas, saya dan teman-teman juga siap untuk selalu mendukung acara yg positif seperti ini.
      Kekurangan pasti ada tapi selalu ada solusinya.
      Sukses selalu, Mas.
      You're welcome.

      Delete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)