Travelers, Ayo ke Tugu Jogja

7:15:00 PM Dimas A. R. Kambuna 1 Comments

Wah, malem Minggu nih. Malemnya muda-mudi. Masak sih? Hehehe... Malem minggu identik dengan weekend, dan keluarnya para remaja dan pemuda-pemudi untuk melepas penat dan lelah (padahal ya kadang ada yang ga ngapa-ngapain, tapi ikut refreshing juga di malem minggu, hehe..). Berkaitan dengan weekend, berarti juga waktunya bagi para wisatawan untuk berlibur, jalan-jalan, berwisata bersama keluarga, atau bersama teman. Ada yang belum punya tujuan nih, di weekend ini? Kenapa ga nyoba ke Tugu Jogja aja?
Tugu Jogja
Tugu Jogja
Iya, maen ke Tugu (bukan stasiun Tugu lho ya). Itu lho, landmark kota Yogyakarta. Bagi yang pernah atau sering melihat berita Yogyakarta, pasti tahu Tugu Jogja karena Tugu Jogja begitu identik dengan Yogyakrta. Banyak yang berwisata ke Jogja lalu membeli souvenir, oleh-oleh, plakat (buat kenang-kenangan) berbentuk Tugu Jogja. Banyak juga yang bilang nih, kurang afdol rasanya kalau main ke Jogja tapi nggak sempat melihat ato foto-foto di Tugu.
Tugu Jogja with friend
Ga Afdol kalo Ga Foto di Tugu
Sekilas Sejarah dan Lokasi

Tugu Jogja merupakan sebuah tugu yang terletak di perempatan antara Jl. Sudirman, Jl. Pangeran Mangkubumi, Jl. Diponegoro, dan Jl. A.M. Sangaji. Tugu berwarna putih dengan puncak emas ini sebenarnya sudah dibangun sejak zaman pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I yang juga pendiri Keraton Yogyakarta, yaitu sekitar tiga abad yang lalu, kira-kira setahun setelah Keraton Jogja berdiri. Dulu, tugu ini disebut Tugu Golong Gilig (Semangat Persatuan), yang bentuknya berbeda dengan bentuk Tugu sekarang. Pada tahun 1867, terjadi sebuah gempa besar yang meruntuhkan Tugu Golong Gilig.

Nah, sekitar 30 tahun setelah tugu lama ini runtuh, Belanda membangunnya kembali dengan bentuk dan ukuran yang berbeda. Pucuknya berubah dari bola menjadi kerucut, tingginya pun berkurang sekitar 10-15 meter. Kemudian Belanda menyebutnya sebagai De Witt Paal (Tugu Pal Putih). De Witt Paal inilah yang kita sebut sebagai Tugu Jogja sekarang.
Tugu Jogja tulisan
Keterangan Tugu Jogja, bagi yang bisa membacanya. Hehe
Berfoto di Tugu Jogja

Anda mau bermain disini? Dateng aja malem hari, habis magrib bisa, habis isya juga bisa. Lebih seru lagi kalo nongkrong di Tugu Jogja mendekati tengah malem, sekitar jam 23.00 ke atas. Ketika kita ingin nongkrong dan berfoto-foto disini, kita harus pinter-pinter milih waktu dan lokasi. Semakin malam biasanya semakin ramai, apalagi malam minggu. Semakin sepi, kita akan semakin leluasa mengambil pose bersama teman atau keluarga. Kadang juga banyak perkumpulan motor atau sepeda yang datang kesini berombongan.
Tugu Jogja rame lebih seru
Malem n Rame-Rame Lebih Seru, bersama Teman-Teman
Anda bisa memilih sisi yang mana saja, terserah Anda. Sedikit tips nih, dari saya. Kalau mau mengambil foto di Tugu Jogja, apalagi berombongan, kan butuh spot yang luas tuh, butuh bidang bidik yang luas. Kita harus mengambil area jalan untuk mengambil foto, atau harus mengambil foto dari pinggir jalan (Kalau pake kamera DSLR mungkin ga masalah, tapi kamera digital? Apalagi kamera HP?).
Tugu Jogja take a photo
Cara mengambil Foto
Nah, untuk itu, Anda bisa menyiasatinya dengan memperhitungkan  waktu traffic light dari masing-masing ruas jalan. Misal, jika Anda ingin mengambil foto dari arah ruas jalan Diponegoro, maka waktu yang tepat untuk Anda mengambil foto adalah saat traffic light Jalan Jend. Sudirman hijau, karena kendaraan akan menuju ke Jl. Mangkubumi, Jl. A.M. Sangaji, dan Jl. Diponegoro (yang ke arah barat). Begitu juga dengan sisi lainnya, tergantung pilihan Anda.
Tugu Jogja traffic
Perhatikan Traffic Light
Tugu Jogja duduk di jalan
Timing Pas, Duduk di Jalan pun Oke
Oiya, katanya sih, jika ditarik garis lurus, Tugu Jogja tu juga sebagai penghubung antara Laut Selatan, Keraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi. Tapi saya juga belum pernah jalan lurus dari ketiga daerah itu. Hehe. Ato narik garis lurus lewat peta.
Tugu Jogja black and white
Tugu Jogja, Penghubung 3 Lokasi
Bagi yang laper setelah foto-foto, mampir aja ke angkringan yang banyak Anda temui di Jalan Mangkubumi. Disitu banyak angkringan dan penjual jajanan, dan bisa juga dipake sebagai tempat nongkrong. Suasananya enak, memandangi jalan satu arah di Jl. Mangkubumi. Yang sering saya kunjungi sih angkringan Pak Jarot, di depan Bank Muamalat. Makanannya bervariasi, dan murah, nasinya banyak. Hehehe...
Tugu Jogja suasana
Suasana Tugu dan Sekitarnya, Sering buat Syuting FTV
Nah, kalo beruntung, Anda bisa menjumpai bintang film lho. Kok bisa? Iya, karena daerah Tugu Jogja dan sekitarnya sering dijadikan tempat syuting FTV dan sejenisnya, biasanya sih yang suka tayang di SCTV. Ato di Malioboro juga ada biasanya.

Jadi, tunggu apa lagi, ayo berpose dengan background Tugu Jogja dan jadikan memori untuk bernostalgia di masa mendatang.

Ayo jalan-jalan. :)

You Might Also Like

1 comment:

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)