Belajar Fotografi di Jogja Classic Auto Fest

12:00:00 PM

Minggu sore, tanggal 23 Juni 2013. Dalam 2 hari terakhir, suara raungan mobil dengan volume mesin yang besar sesekali menggelegar dari pelataran parkir Joga Expo Center. Apakah sedang ada launching film Fast and Furious 6? Atau ada apa?

Ternyata, raungan mobil tersebut berasal dari para peserta kontes mobil klasik yang diselenggarakan selama 2 hari di parkir timur JEC. Acara ini diikuti oleh berbagai macam mobil, motor, dan beberapa sepeda, yang kesemuanya menghadirkan suasana sangat klasik, sangat unik.
jogja classic autofest chevrolet bel air
Salah Satu Peserta Kontes CAF, Chevrolet BelAir
Saya sebenarnya tidak begitu mengetahui masalah otomotif, apalagi jenis mobil klasik dan sejenisnya. Tapi saya datang berniat untuk mempelajari fotografi, cara mengambil sebuah gambar, mendokumentasikannya, dan sebagainya. Biasanya sih, banyak fotografer yang datang, karena event seperti ini sangat diminati oleh fotografer, suasana klasik, dengan background mobil klasik, retro.

Dengan niat dan tekad yang bulat, saya pun berangkat bersama teman saya menenteng sebuah kamera digital (pinjam), bukan DSLR ala fotografer. Hehehe. Tiket masuk diganti dengan biaya 15 ribu rupiah aja. Begitu masuk, kita sudah disuguhi mobil truk yang sudah sangat tua, bahkan kalo dilihat sih, udah ruSak tu mobil. Saya tidak tahu, kenapa mobil itu masih dibawa kesini, apa karena merknya, tuanya, ato apanya.
jogja classic autofest wreck car
Wreck Car? I don't Know.
Datang pada sore hari, kami pun mulai berkeliling melihat-lihat sekitar, dengan masih merasa agak kikuk melihat mobil-mobil tersebut. Belakangan saya baru tahu, ternyata pengunjung berkesempatan mendapatkan sebuah Mobil Klasik Mercedes tipe 200 tahun ‘70an. Waow. Acara ini sendiri digagas oleh Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI).

Dan benar saja, banyak pengunjung hadir menenteng DSLRnya, banyak juga yang menggunakan kamera HP nya untuk mengabadikan momen langka, berfoto bersama mobil klasik. Di dalam, tidak hanya ada mobil klasik, tetapi ada juga motor klasik, sepeda onthel, dan beberapa lapak yang menjual onderdil yang sulit dicari di pasaran, untuk kendaraan antik juga. Ada juga beberapa stand yang menjual buku mengenai kendaraan jaman dulu.

Mobil klasik pun telah dibagi ke dalam beberapa kategori dan merk mobil, seperti Retro Area, Chevrolet, Holden, VW, Dodge, dan lainnya. Saya pun membayangkan tengah berada di suatu area bersama Dominic Toretto dan Brian O’Connor. Hahaha.. Kan di film Fast 6 yang terbaru, mereka memakai mobil klasik juga.
jogja classic autofest holden transformers
Holden Car, Salah Satu Anggota Decepticon? Liat Lambangnya
jogja classic autofest retro area
Retro Area, Kayak Mobil Mainan ya?
Ternyata, mobil klasik itu tidak murah lho, bukan sekedar mobil kuno saja. Tapi, rata-rata mobil yang dipajang ini merupakan mobil luar negeri, yang diimpor ke Indonesia. Banyak mobil disini yang masih ber-stir di sebelah kiri. Selain itu, kapasitas mesin yang besar (3000 cc ke atas) membuat biaya perawatan dan penggunaan pun semakin tinggi. Contohnya, mobil Impala yang berkapasitas mesin 4000 cc, dari BBM aja udah mahal (ciee.. yang BBMnya baru naik, hehe), belum lagi biaya perawatan dan onderdilnya. Ratusan juta deh buat punya mobil klasik plus perawatan dan penggunaan sehari-hari, bahkan bisa nyampe milyaran kalo emang sangat langka. Kapasitas mesin yang besar itulah juga yang menyebabkan mobil ini dapat meraung begitu kencang, seperti sering kita lihat di film-film.
jogja classic autofest chevrolet impala
Classic Car, Chevrolet Impala, Hobbies
Kembali ke masalah fotografi, seperti diuraikan di artikel sebelumnya, bahwa fotografi sangatlah penting bagi traveler, terutama yang sering men-share perjalanannya. Sebuah foto dapat berbicara banyak dan menarik minat orang lain untuk melakukan hal yang sama. Saya merasa skill fotografi saya masih sangat kurang, sehingga saya berminat belajar terus dan terus. Saya belajar untuk mencari sudut yang pas dalam pengambilan foto. Ternyata, suatu foto tidak harus rata kanan-kiri, sudutnya selalu simetris, dan sebagainya. Kita dapat mengambilnya miring, dengan memperhitungkan background, cahaya, dan sebagainya. Juga tidak harus semua bagian objek harus terfoto, bisa hanya sebagian saja, yang menampilkan keindahan objek itu sendiri.
jogja classic autofest impala chevrolet
Impala ala Winchester's. Tak Harus Semua Body Terfoto
Cahaya bisa menjadi musuh dan kawan bagi para fotografer. Musuh ketika cahaya menjadi background, mengganggu dengan berada di belakang sebuah objek yang tidak dapat bergerak, sehingga kita harus mengambil gambar dengan berhadapan dengan sumber cahaya (lampu, matahari). Kita harus pintar mencari sudut yang pas untuk menyiasatinya, maupun memanfaatkan pengaturan pada kamera, dalam hal ini, kamera DSLR memiliki pengaturan yang lebih lengkap daripada kamera digital biasa.
jogja classic autofest white VW
Cahaya bisa Mengganggu Keindahan Mobil VW ini
Cahaya juga bisa menjadi kawan, dengan membantu menampilkan keindahan asli dari sebuah objek, dengan menyinarinya, sehingga kita tidak memerlukan cahaya tambahan dari flash kamera yang terkadang membuat sebuah objek malah terlihat tidak alami. Apalagi ketika kita berada di sebuah daerah dengan pemandangan yang indah, dengan cahaya alami, langsung dari matahari. Waooww. Efek bayangan yang timbul karena cahaya juga dapat menambah keindahan objek yang kita foto.
jogja classic autofest blue VW best of the best
VW Best of The Best dalam CAF. Cahaya menambah Kesan Artistik
Jangan lupa dengan kekuatan dari edit foto melalui sebuah software atau aplikasi. Anda dapat menambah point of interest sebuah foto dengan mengedit foto tersebut. Bagi yang sudah pro, Anda dapat mengedit foto Anda dengan software seperti Adobe Photoshop. Anda bisa mengatur brightness, contrast, color, dan lainnya. Bagi yang masih beginner dan menginginkan efek sederhana dan cepat, Anda dapat menggunakan pengolah gambar simple seperti Picasa dan Photoscape. Atau sekarang sangat mudah mengolah foto Anda dengan adanya aplikasi seperti Instagram yang sangat cocok untuk mengolah foto bernuansa classic dan retro seperti mobil-mobil klasik ini. Karena tidak punya Android/Iphone, saya menggunakan Pixlr-o-matic untuk memberi efek classic pada foto-foto dalam artikel ini.
jogja classic autofest car trophy
Trofi yang Telah Diraih Salah Satu Peserta Kontes. Jangan Lupakan Efek Foto.
Kembali ke CAF, banyak mobil yang dipamerkan disini, mulai dari mobil Limosin Chrysler Bung Karno yang dipakai saat Konferensi Asia-Afrika, mobil Impala ala Dean-Sam Winchester di Supernatural, mobil kecil Mr. Bean, sampai mobil FIAT peraih Rekor MURI.
jogja classic autofest chrysler bung karno
Limosin Chrysler Bung Karno
jogja classic autofest blue fiat muri
FIAT Peraih Rekor MURI
jogja classic autofest mr bean mini cooper
Mini Cooper Mr. Bean
Dan ternyata juga banyak yang menanti doorprize mobil Mercy hingga sabar menunggu sampai acara selesai (termasuk kami). Hahaha.. Padahal kami datang pukul 5 sore, sedangkan pengundian yang dijanjikan jam 7 malam, molor hingga pukul 10 malam. Tapi sayang, kami tidak dapat. Padahal sudah berangan-angan mau make mobil itu ke kampus, ngalahin mobilnya dosen. Hahahaaa..

Pada intinya, teruslah belajar, bagi siapapun, dimana saja, dalam event apa saja. Anda dapat memanfaatkan acara di sekitar Anda untuk belajar fotografi, dan mengasah kemampuan mengambil foto dari sebuah objek. Saya pun masih perlu banyak belajar fotografi, sehingga ke depannya dapat lebih menarik minat pengunjung dengan foto yang saya abadikan, seperti kebanyakan dokumentasi blogger lain yang telah expert dalam fotografi.

Don’t give up, always give your best.
Mari jalan-jalan. :)

You Might Also Like

11 comments

  1. Lumayan.

    Beberapa foto sudah dapat angle foto yang menarik dan ada sesuatu yang eye catching,Gan.

    Salam

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap. Lagi belajar dan belajar nih. Semoga better ke depannya.

      Thanks Gan, buat semangatnya. :D

      Delete
  2. wow ... mobilnya antik antik ya
    fotonya keren lho

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. baru belajar nih, Kak..
      emg antik2 disana, cc-nya pun besar, suaranya menggelegar.. :D

      Delete
    2. wah .. banyak jg ya di sana penggemar mobil antik ?

      Delete
    3. Banyak kemarin. Mobilnya mah, ada 100an kayaknya :D
      Dodge, Chrysler, Holden, Levin, Chevy, BMW, VW.. Waoow

      Delete
    4. wow .. byk juga ya .. di sini kadang kadang jg ada parade mobil antik dr mereka penggemar mobil jama dulu ini

      Delete
    5. Oohh.. apalagi disana ya, di luar negeri tempat Mba Ely. Pasti lebih asyik tuh :D

      Delete
    6. Wah, apalagi di tempat Mba Ely ya, pasti lebih unik lagi. Mobil2 Eropa punya..

      Delete
  3. Sungguh disayangkan, kemarin saya tidak menyempatkan masuk, ternyata acaranya meriah juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan Mas, apalagi yg suka otomotif ato fotografi. Pas banget kalo ke event kaya gini. :D

      Delete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs