Pesona Jalur Lingkar Ambarawa, Lebih dari Sekedar Bukit Kembar

7:00:00 PM

Halo Traveler... Musim liburan udah lewat nih, kembali ke rutinitas, yang sibuk ngantor ya ngantor, sekolah, ke lapangan, ke kampus, dan lain-lain. Terus, jalan-jalannya kapan dong? Jalan-jalan bisa kapan aja kok. Hehe.. Salah satunya mungkin pas kita mau berangkat ke kantor, ato dinas kantor, ato pas lagi ada keperluan keluarga, itu pun bisa jadi pelepas penat ato melepas dahaga jalan-jalan lho, karena pemandangan indah kadang bisa didapat dimana aja.
jalur lingkar ambarawa bukit kembar
Jalur Lingkar Ambarawa
Contohnya ini nih. Jalur Lingkar Ambarawa atau biasa disingkat JLA. Jalanan yang awalnya digunakan buat memecahkan kemacetan di daerah Pasar Ambarawa ini menawarkan pemandangan yang begitu menggiurkan, terutama saat matahari belum begitu terik menyinari hamparan pemandangan, atau saat matahari mulai menuju peraduannya.

Jalur lingkar yang memiliki panjang jalur sekitar 7 kilometer ini diresmikan pada tahun 2012, tepatnya pada hari Senin, 23 Juli 2012 oleh Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto. Dengan dana sekitar 346 miliar rupiah, JLA menawarkan pemandangan berupa hamparan sawah luas dan perbukitan yang seakan "melambai-lambai" untuk diabadikan. Apalagi kalo sawahnya lagi hijau sebelum waktu panen tuh, pasti lebih menggiurkan dan lebih sejuk.
jalur lingkar ambarawa hamparan sawah
Hamparan Sawah akan Memanjakan Mata Anda
Saya melihat kalo tempat ini begitu potensial untuk dikembangkan menjadi sebuah wisata yang menawarkan kesejukan dan background pemandangan berupa perbukitan. Potensi tersebut mulai dimanfaatkan oleh warga setempat yang memebentuk sebuah Paguyuban Kampoeng Rawa, yang terdiri dari kelompok nelayan dan tani di Desa Bejalen dan Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa. Mereka mendirikan lokasi wisata yang bernama Wisata Apung Kampoeng Rawa. Walaupun saya belum sempat masuk menikmati suasanaya (cuma melihat gerbangnya), tetapi berdasarkan info yang didapat melalui websitenya, wisata Kampoeng Rawa menawarkan beberapa wahana hiburan (ATV, mengelilingi danau dengan perahu, dan sebagainya) plus rumah makan apung untuk menikmati hidangan lezat sambil menikmati keindahan Danau Rawapening.
jalur lingkar ambarawa website kampoeng rawa
Tampilan Website Wisata Kampoeng Rawa
jalur lingkar ambarawa gerbang wisata apung
Gerbang Masuk Wisata Apung Kampoeng Rawa
Lokasi JLA ini begitu strategis, terletak di antara jalur Semarang-Yogyakarta dan sebaliknya. Anda bisa menikmati indahnya bukit kembar dan teman-temannya yang membentang di hadapan Anda, saat Anda mengendarai kendaraan Anda dari arah Semarang menuju Yogyakarta. Keindahan arsitektur dan background jembatan semakin menambah daya tarik jalur lingkar selebar 11 meter ini.
jalur lingkar ambarawa bukit-bukit
Triple Hill, bukan hanya Bukit Kembar
Untuk bisa menikmati pemandangan di Jalur Lingkar Ambarawa, Anda jangan mengambil jalur menuju kota Ambarawa (jika dari arah Semarang), tetapi ambil jalur ke arah kiri setelah Terminal Bawen. Sementara, jika dari arah Yogyakarta, Anda cukup mengambil jalur ke arah kanan di depan SPBU Ngampin.

Namun, untuk perjalanan malam hari, sepertinya Anda perlu waspada, terutama jika melalui jalur ini seorang diri. Penerangan yang disediakan belum cukup banyak untuk menerangi seluruh lokasi JLA ini, sehingga perlu selalu waspada, karena lingkungan sepi dan di beberapa titik, jauh dari pemukiman penduduk.
jalur lingkar ambarawa gerbang triple hill
Pemandangan Indah, tetapi Tetap Waspada
Dah percaya kan, kalo keindahan alam tu ga mesti cuma bisa diliat di tempat khusus wisata aja? Di perjalanan yang kita lewatin pun banyak pemandangan yang WAAAOOOWWW... Ada yang minat buat mengembangkan wisata di Jalur Lingkar Ambarawa ini?? Atau mau pre-wedding disini? Tapi hati-hati ya, jangan di tengah jalannya, ntar ketabrak. Hehe
jalur lingkar ambarawa bukit kanan jalan
Keindahan dan Langit Biru, Tak Terpisahkan
Yuk deh, kita jalan-jalan, menikmati keindahan alam Indonesia tercinta. :D

You Might Also Like

5 comments

  1. Jalanan mulus dan pemandangan juara banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bang, apalagi kalo sore hari mau maghrib ato pagi2 pas masih agak berkabut.. Wuiihh..
      Dah pernah lewat situ belum?? Hehe

      Delete
    2. itu gunung cuk, bukan bukit. penjelasannya ga fokus nih, dan fotonya kurang mewakili

      Delete
    3. Gunung apa dong, mas? Saya jg belum eksplore lebih jauh disini, jadi cuma segitu yang bisa saya tuliskan Mas.. :D

      Delete
  2. keren, indah banget pemandangannya..

    ReplyDelete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs