Welcome to The Art World

7:00:00 PM

Welcome to The Art World. Selamat datang di dunia seni. Ya, Indonesia, negeri dengan ragam budaya, yang memberikan banyak inspirasi seni, inspirasi untuk menciptakan sesuatu yang baru, suatu keindahan, berupa ukiran, pahatan, goresan kanvas, maupun ketelitian dalam menyusun, mengambil sudut gambar, dan mengeditnya sehingga lahirlah sebuah karya seni, sebuah masterpiece.
artjog lukisan kabar baik dari seberang siki
Para Seniman Indonesia, Pencipta Masterpiece
Memang saya terlambat menceritakannya, tapi saya rasa tak apa, saya merasa event ini patut mendapat apresiasi lebih, walaupun terlambat. Hehe. Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang beruntung menjadi penyelenggara pameran seni bernama ARTJOG (Art Fair Jogja). Event yang telah memasuki tahun ketiga ini memamerkan berbagai karya seni rupa kontemporer Indonesia, mulai seniman muda berbakat, hingga seniman papan atas. Event ini berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta bulan Juli kemarin, mulai tanggal 6-20 Juli 2013.
artjog gerbang utama ramai
Semakin Larut Semakin Ramai
Datang di hari terakhir pameran dan malam hari, ruangan terasa begitu penuh sesak oleh pengunjung yang ingin melihat beragam karya seni yang begitu artistik dan menakjubkan. Saya pun heran, bagaimana mereka bisa membuat karya seni semacam itu? Tanpa dipungut biaya sedikit pun, ratusan pengunjung saat itu bisa merangsek masuk ke dalam ruangan.

Lukisan, fotografi unik, handycraft, sampai sepuhan tembaga yang dibuat menjadi patung, menghiasi ruangan yang telah diatur dengan apik oleh penyelenggara. Event ini menjadi simbiosis mutualisme bagi artist (perupa), kolektor, dan penyelenggara. Artist dapat memerkan keahliannya kepada khayalak ramai, kolektor barang seni dapat melihat dan memilih karya seni yang menjadi incarannya, dan penyelenggara dapat meraih apresiasi dari pengunjung dan mengembangkan sayap seni Indonesia untuk lebih dikenal.
artjog patung bajak laut
Patung Bajak Laut Meneropong Lautan Ganas
Mengusung tema Maritime Culture, para seniman berlomba-lomba menuangkan ide dan kreativitas mereka. Lautan menjadi favorit, dengan pantai, kapal, samudera, hingga para dewa laut pun tidak ketinggalan terpajang di galeri.
artjog kejayaan laut
Maritime Culture, Tema Laut menjadi Primadona
artjog fotografi bibir pantai
Gabungan Bibir Pantai dan Pondokan Pun Bisa menjadi Karya Seni Bernilai Tinggi
Namun, bagi orang yang tidak begitu mendalami seni, memahami seni, seperti saya, ajang ini cukup menjadi ajang refreshing, melihat berbagai keindahan dan keanehan yang muncul, tetapi kadang juga malah membuat berpikir keras, apa inti dari karya seni yang dibuat. Hahaha.

Ajang seni ini juga menjadi sarana bagi para seniman untuk mengungkapkan beberapa kritik, beberapa sindiran melalui kutipan kata-kata, mulai masalah HAM (Hak Asasi Manusia), kutipan kata Lia Eden, sampai yang kemaren fresh, ucapan Arya Wiguna kepada Eyang Subur.
artjog kritik kata-kata HAM dan Mesuji
HAM '98 dan Mesuji
artjog kritik kata-kata eden hingga wiguna
Lia Eden hingga Arya Wiguna (klik untuk melihat ukuran penuh)
Yang tak kalah mengejutkan adalah banderol dari beberapa karya seni yang terpajang. Mulai dari jutaan, puluhan, ratusan juta, bahkan sampai milyaran!! Pantes aja, para panitia, termasuk teman saya yang ikut menjaga karya seni, selalu mewanti-wanti pengunjung untuk tidak ada terlalu dekat dengan barang mahal itu. Selain takut rusak atau terkena noda, beberapa memang ada yang rentan karena terbuat dari kertas, dsb.
artjog world without sea kapal handycraft sulistya
Kapal Menakjubkan dari Kertas. Penjagaan Khusus.
Mau tau yang harganya miliaran rupiah? Silahkan lihat lukisan berikut, karya Galam Zulkifli, dengan judul Ilusi: Arus Balik. Karya ini belum sepenuhnya selesai, tetapi sudah cukup untuk membuat orang terpana.
artjog lukisan ilusi arus balik zulkifli
Lukisan Miliaran Rupiah!!
Seperti tadi saya sebutkan, bagi yang tidak begitu mengenal seni, acara ini menjadi ajang utama untuk bernarsis-ria. Namun sayang, karena membludaknya pengunjung, cukup sulit untuk mengambil gambar tanpa terganggu lalu lintas pengunjung, sulit untuk mengambil suatu foto karya seni yang utuh. Yang menarik minat saya dan membuat saya tersenyum adalah saat ada beberapa cewek (sepertinya) mahasiswa wanita yang datang dan melihat lukisan karya Jumaldi. Karena terpajang lukisan pria dengan bagian belakang tidak tertutup pakaian, salah satu cewek dengan jilbab berfoto dengan seolah-olah memegang (maaf) pant*t di lukisan itu. Hahahahaaa.. Pengen ketawa. Ceweknya juga berpose dengan muka memerah agak setengah malu dan keringat dingin!!
artjog lukisan night walking jumaldi
Banyak menarik perhatian buat foto sambil megang pant*t Mas-nya (Foto:capture from artfairjogja.com)
Melalui event ini, saya menyadari bahwa seniman Indonesia memiliki bakat yang sangat tinggi, bernilai, dan sangat kreatif, tidak kalah dengan seniman luar negeri. Hal ini diperkuat oleh pernyataan para pengamat seni yang terpampang dalam situs resmi Art Fair Jogja.
artjog papermoon puppet feat effendi
Karya Seni, Kreatif, tapi Kadang Horor. Hehe
Jadi, jangan pernah berhenti berkarya para seniman Indonesia, terus kembangkan sayapmu untuk membawa Indonesia semakin mendunia, dan membawa efek positif.

Sekian dulu cerita jalan-jalan melihat karya seni anak bangsa. Siapa tahu kapan-kapan ada acara serupa dan menarik untuk diceritakan. Berniat membeli salah satu karya seninya?? Hehe..

You Might Also Like

2 comments

  1. Karya seni Kapal Kertas itu.....AMAZING!!!

    Horee..dapat ide buat nulis dan ngeliput event expo nanti di kota saya :)

    ReplyDelete
  2. Yap, besarnya segitu dan pake kertas. Detil banget juga. Salute deh..

    Hahahaa asyiiikk bisa ngasih ide lewat artikel ini.. :D

    Mau ada expo apa nih Mas?

    ReplyDelete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs