Goa Gong, Keajaiban Alam Bawah Tanah Pacitan

7:30:00 PM

Halo, jumpa lagi di Meanwhile U and Me. Masih inget kan, gimana indahnya Pantai Klayar di pesisir selatan Pacitan? Masih inget juga enggak, pas banyak warga kerja bakti bersih-bersih lingkungan karena Pak SBY mau dateng? Pacitan emang keren deh, banyak potensinya disini, cuma gaungnya belum luas aja.
Goa Gong, Pacitan
Nah, setelah kemaren puas maen air di Pantai Klayar, kami serombongan ngelanjutin main-main kami ke alam bawah tanah nih. Bukan alam kubur lho, ya.. Hehe..

"Emang main ke alam bawah tanah dimana?"

Karena sayang kalo jauh-jauh ke Pacitan kok cuma main di Klayar, kami memutuskan untuk sekalian main di Goa Gong. Gong Gong, apa sih itu? Ya pokoknya goa, ni ntar saya jelasin dikit-dikit ya.

Letak Goa Gong tidak begitu jauh dari Pacitan, sekitar 30an Kilometer, tapi kalo dari Klayar, lebih deket lagi, cuma sekitar 7 Km-an. Tanggung kan, ke Klayar tapi ga ke Goa Gong? Goa ini terletak di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung. Pacitan dapet julukan daerah 1001 Goa lho, karena memang banyak goa disini. Pas jalan menuju ke Goa Gong aja banyak papan penunjuk ke goa A, goa B, dsb. (saya lupa nama-nama goanya). Di Pacitan memang banyak bukit kapur, jadi ga heran kalo banyak terdapat goa.
Welcome to Goa Gong
Biaya masuk? Emm saya kok lupa, karena waktu itu temen yang mbayar untuk satu rombongan. Kalo ga salah sekitar Rp 6.000,00/orang, plus parkir. Tapi, kalo rombongan, seperti biasa, bisa nego dikit, hehe.. :) Parkir motor sudah, kami bersiap-siap berpetualang. Kita enggak bisa langsung masuk ke goa setelah memarkirkan kendaraan kita. Kita diharuskan "berjuang" dulu menelusuri anak tangga, sambil menikmati dagangan yang dijajakan. Kita juga akan menjumpai fotografer dan pemandu plus jasa rental senter untuk di dalam. Terserah kita untuk menggunakan jasa mereka atau tidak, karena kalo kamera udah bawa sendiri, untuk apa menyewa? Di dalam juga relatif jelas petunjuk maupun penerangannya.
Kudu berjuang naik tangga, nglewatin 3 patung gendut juga, eh, dua, hehe
Kita harus tetap menjaga sikap kita selama di dalam, tidak boleh berbuat semau kita. Jalur di dalam goa tidak begitu lapang, sehingga kita harus mendahulukan lansia, dan harus berhati-hati. Baca dulu peraturan di pintu masuk ya.. Goa ini juga hanya memiliki satu akses pintu masuk dan keluar, jadi Anda harus sabar dengan pengunjung lain, jangan terburu-buru atau terlalu lama di dekat pintu masuk.
Pintu masuk Goa Gong, baca peraturannya dulu, ya..
Begitu masuk, suasana mistis cukup terasa dengan kombinasi ruang gelap dan lampu warna-warni. Mistis, tapi kita juga dibuat terpana melihat keajaiban alam yang ada di bawah tanah ini. Bagaimana tetesan-tetesan air kapur, bisa membentuk ornamen-ornamen indah berbagai rupa. Stalaktit dan stalagmit yang ada tidaklah terbentuk satu-dua tahun, tapi puluhan bahkan ratusan tahun. Jadi, kita ga boleh sembarangan ya, ngusilin ornamen yang ada, dijaga dan dirawat baik-baik.
Suasana di dalam, lampu warna-warni menambah pesona stalaktit dan stalagmit
Awalnya mungkin tidak terasa, tapi beberapa saat ada di dalam goa, pastilah keringat akan mulai bercucuran dari badan Anda, karena di dalam sangat lembab. Udah ada AC-nya sih, tapi belum cukup untuk mengakomodasi kebutuhan di dalem. Udaranya juga kerasa tipis, jadi hati-hati ya, yang punya asma atau gangguan pernapasan.

Bentuk stalaktit dan stalagmit yang ada memang beraneka ragam, ada yang bulat-bulat menjijikkan seperti otak, bentuk tajam-tajam, ataupun bentuk abstrak. Sampai bentuk yang mirip "sesuatu" pun ada disana. Hehehe...
Bermacam-macam bentuk stalaktit dan stalagmit
Stalagmitnya mirip apa hayoo? :p
Hamparan ornamen di dalam Goa yang terbentuk ratusan tahun
Di dalam goa juga terdapat beberapa ruang berdasarkan kategori ornamen yang ada. Ada juga beberapa sendang yang diberi nama. Di salah satu ruang ada salah satu stalaktit yang berukuran sangat besar, dan inilah yang kata orang disebut GONG-nya goa ini. Konon, suara gong akan terdengar jika kita memukul-mukul stalaktit ini.
GONG-nya Goa Gong
Di dalem keringetan, tapi puas kok ngeliat ciptaan Alloh yang sangat sangat istimewa ini. Kok bisa-bisanya tetesan air kapur lama-lama membentuk kayak gini. Kalo ngeliat keajaiban gini, harusnya tambah inget sama Sang Pencipta Yang Maha Agung, bukan malah dibuat syirik nyari berkah (bahasa Jawanya: "ngalap berkah") disitu.

Yuk kita bersyukur, kita hidup dan lahir di Indonesia, yang diberi keindahan alam, diberi kekayaan panorama yang begitu melimpah.

Aku cinta Indonesia. :)

You Might Also Like

4 comments

  1. whoa, ini toh Goa Gong yg terkenal. Jadi pengen jalan2 ke Pacitan nih, kayaknya banyak tempat cantik yang bisa dieksplor :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Debb, kan ga begitu jauh tuh dari Malang.. Habis ke Lokrum, gantian ke Klayar sama Goa Gong. Hehe..

      Delete
  2. menarik sekali untuk dikunjungi ya, apalagi didalam indah sekali..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak, walaupun agak pengap di dalem Hehehe
      Makasih udah berkunjung :D

      Delete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs