Panduan Perjalanan: Rute Pemalang-Semarang

7:30:00 PM Dimas A. R. Kambuna 14 Comments

Travelers, apa kabar? Semoga selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Berbicara keselamatan, traveler pasti selalu mengharapkannya saat dalam perjalanan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keselamatan kita saat dalam perjalanan adalah mengetahui rute dan medan yang akan kita lalui. Sebelumnya saya telah membagi panduan perjalanan berupa rute Yogyakarta-Pacitan saat saya melakukan group touring, jalan-jalan ke Pacitan bareng temen-temen naik motor. Nah, sekarang saya ingin membagi panduan perjalanan lagi nih, yaitu salah satu ruas di jalan Pantura, rute Pemalang-Semarang.
Panduan Perjalanan: Rute Pemalang-Semarang
Pantura (Pantai utara Jawa) merupakan salah satu jalan nasional yang sangat padat dilalui kendaraan. Jalan yang dirintis oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels ini merupakan salah satu jalan tonggak perekonomian nasional. Ribuan kendaraan dari mobil, sepeda motor, bis, hingga truk kontainer lalu-lalang setiap hari. Jalan ini pun menjadi jalan favorit saat libur lebaran, dimana orang-orang mudik ke kampung halamannya.

Jadi, yuk kita cermati Panduan Perjalanan: Rute Pemalang-Semarang ini.
Peta Rute Pemalang-Semarang (klik gambar untuk memperbesar)
Nama Rute: Pemalang-Semarang
Panjang rute: sekitar 135 kilometer
Rute utama: Pemalang-Comal-Pekalongan-Batang-Kendal-Semarang

Dari rincian rute utama tersebut, saya akan membahas beberapa rute lebih detail lagi.

Pemalang-Petarukan-Comal-Wiradesa-Pekalongan-Batang-Subah-Weleri (47 km)

Berawal dari Pemalang, kota yang terkenal dengan nasi grombyangnya, Anda akan disuguhi jalur panjang dan lurus melewati daerah Petarukan, Comal yang terkenal dengan apemnya, Wiradesa, lalu Pekalongan. Anda akan mudah menjumpai pom bensin di sepanjang jalan ini. Kondisi jalannya bagaimana? Setelah sempat rusak parah saat diterjang banjir di awal tahun 2014, departemen terkait telah menambalnya di beberapa sisi. Namun, jalan masih banyak yang bergelombang, sehingga menyusahkan bagi pemilik kendaraan kecil seperti sepeda motor. Di Pekalongan, Anda bisa mampir di sentra batik Grosir Setono yang sangat terkenal. Anda bisa membeli oleh-oleh untuk tetangga, atau untuk dijual kembali.
Rute Pemalang-Weleri (klik gambar untuk memperbesar)
Rute Pekalongan-Batang masih didominasi jalan lurus bergelombang. Dengan hutan jati di kanan-kiri Anda, Anda akan mulai menjumpai jalan naik turun, yang juga bergelombang, saat memasuki daerah Subah. Oiya, di Batang dikenal sebagai sentra durian lho. Tapi itu kalo lagi musim saja ya. Di akhir rute Subah-Weleri, Anda dapat memilih dua rute perjalanan, yaitu:

a. Weleri-Cepiring-Kendal Kota-Kaliwungu-Jalan Layang Mangkang-Semarang

Rute ini lebih saya pilih akhir-akhir ini, karena lebih “ramah” terhadap pengendara sepeda motor seperti saya. Walaupun jalannya tidak terlalu luas, dan tidak ada pembatas jalan di bagian tengah, jalan kota relatif lebih “halus” dibanding rute satunya.
Rute Weleri-Semarang (klik gambar untuk memperbesar)
Di rute ini, Anda akan melewati Pabrik Gula Cepiring, Kota Kendal, Pabrik Samator Gas, tembus di bawah jembatan layang Mangkang (sekitar 500 m sebelum Terminal Bis Mangkang). Kondisi terakhir (Mei 2014), jalur ini sedang mengalami perbaikan (hampir total) di daerah Cepiring-Kota Kendal sehingga agak mengganggu perjalanan Anda. Debu dimana-mana dan lumayan macet. Selanjutnya, Anda dapat dengan mudah menuju arah Semarang.

Hint: ketika menjumpai percabangan jalan, pilihlah rute: Weleri, Sukorejo, Kaliwungu. 

b. Weleri-Jalur Lingkar Kendal-Kendal Kota-Jalur Lingkar Kendal-Mangkang-Semarang

Rute kedua ini akan Anda lalui ketika Anda memilih belok ke arah kiri (jika Anda dari arah Barat), mengikuti papan petunjuk bertuliskan: Kendal, Pelabuhan Kendal, Semarang. Sebenarnya, Anda akan lebih mudah melewati jalan ini jika saja jalan yang ada tidak banyak bergelombang dan berlubang akibat dilewati truk dengan muatan yang sangat berat. Rute ini terdiri dari jalanan lurus, dan tidak banyak percabangan.

Rute ini memiliki pertemuan yang sama dengan rute pertama, yaitu di jembatan layang, 500 meter sebelum Terminal Mangkang.
Cari tiket ke Semarang?
Yang patut Anda waspadai pada rute Pemalang-Semarang ini, cukup banyak lubang menganga di tengah jalan, terutama sepanjang Pemalang-Batang, dan munculnya gelombang tinggi di jalan yang dapat berakibat fatal jika Anda mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Pemalang-Semarang dengan Kendaraan Umum

Sementara itu, jika ingin menggunakan bus, Anda dapat menggunakan bus patas Coyo atau Nusantara dengan tarif sekitar Rp 45.000,00 dari Pemalang sampai Terminal Terboyo, Semarang. Jika Anda ingin nyaman naik kereta api, cukup membeli tiket KA Kaligung Mas seharga Rp 50.000,00/orang.

Demikian review Panduan Perjalanan: Rute Pemalang-Semarang yang biasa saya lalui. Keep safety riding, ya...

Note: Ngerasa nggak aman perjalanan malam? Booking kamar aja di jalur Pemalang-Semarang, atau booking hotel di Semarangnya juga bisa. Ada ratusan hotel, lho.. :D

You Might Also Like

14 comments:

  1. Great post with useful information! Travel guide is always very useful for travelers.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kangen touring, udah lama nggak sepedaan motor nih :D

      Delete
    2. Hehehe terakhir kemana Mi, motoran? Bukit Moko? :p

      Delete
  2. Panduan rutenya bisa sangat detail, dengan panduan ini para traveler pasti sangat terbantu dalam perjalanannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih Mas, saya juga senang bisa bagi2 pengalaman saya.. :)

      Delete
  3. Thanks to give this wonderful article. I really enjoyed to read this article................

    ReplyDelete
  4. Great article. Thanks for this wonderful article.............

    ReplyDelete
  5. wah mantap nih rutenya perlu dicoba suatu hari nanti...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe.. Boleh dicoba Bang.. Tp Skrg jalur pantura lg banyak dirombak

      Delete
  6. Replies
    1. hehee seneng kalo bisa membantu.. Happy traveling :D

      Delete
  7. Kabar bagus nih untuk pemilik usaha kuliner di semarang, kini ada take away box bernama Greenpack yang dapat menunjang kebutuhan usaha kuliner anda. Greenpack terbuat dari bahan foodgrade yang berarti aman untuk makanan. Selain itu Greenpack sesuai namanya dibuat dengan tujuan agar dapat didaur ulang sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Selengkapnya coba cek di sini http://www.greenpack.co.id/

    ReplyDelete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)