Nggak Kehilangan Momen Lagi saat Traveling..

7:00:00 PM

Hallo, Travelers.. Ketemu lagi di Meanwhile U and Me.. Udah masuk musim hujan nih, di beberapa daerah di Indonesia.. Tetep inget ya, hujan itu rahmat, bukan bencana. Banyak-banyak syukur. Traveling juga tetep jalan dong, tentunya. Oiya, musim hujan juga identik dengan cuaca mendung dan gelap di lingkungan kita. Pas banget, kali ini Meanwhile U and Me mau membahas sedikit tentang fotografi.

Yang namanya traveling, apalagi jaman sekarang kan nggak lepas dari fotografi, baik via smartphone atau kamera digital/DSLR. Pasti deh, di lokasi ada yang namanya take photo, selfie, grouvie, apapun deh. Terus, upload di social media/blog. Secara, Indonesia kan salah satu pengguna social media terbesar di dunia. Masuk 5 besar dalam “menghabiskan waktu” di social media dan internet.
"Penghabisan" waktu orang Indonesia di internet dan media sosial, masuk 5 Besar (sumber: wearesocial.sg)
Nah, pas take photo di lokasi wisata, pernah nggak, kamu “kehilangan momen”? Habis ambil foto, eh..ternyata hasilnya nggak sesuai harapan. Contohnya:
  • Fotonya ngeblur/nggak fokus
  • Hasil foto terlalu gelap
  • Warnanya nggak natural
  • Kehilangan momen foto, karena: setting kamera ribet, setting kamera yang diinginkan kurang lengkap, launching kamera lambat, atau telat mencet shutter kamera
Kan sebel tuh, habis selfie dengan background pantai, eh..hasilnya ngeblur. Mendung dikit, hasilnya gelap banget. Saya pernah tuh ngalamin kayak gitu, padahal buat travel blogger kayak saya dan temen-temen lainnya yang masih mengandalkan smartphone, setiap momen itu nggak boleh dilewatkan. Jadi, kecepatan dalam fotografi itu penting.
Beragam masalah yang sering dijumpai saat ambil foto traveling..
Nah, kemarin pas browsing, saya tertarik nih sama teknologi baru yang udah dikembangkan dan diimplementasikan di smartphone Asus keluaran terbaru. Asus memanfaatkan kinerja laser untuk memaksimalkan hasil fotografi di kameranya.

"Laser? Yang suka buat pointer pas presentasi itu? Yang ada di film-film aksi itu, yang dipasang di senjata? Buat apa dipakai di kamera smartphone?"

Nah buat yang masih bingung, yuk liat dulu sedikit review tentang laser.

Laser itu singkatan dari bahasa Inggris: Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation (Wikipedia). Banyak lho kegunaan dari laser, diantaranya, pada bidang astronomi, sinar laser berdaya tinggi dapat digunakan untuk mengukur jarak Bumi-Bulan dengan teliti. Keren banget kan?

Prinsip kerjanya laser sendiri mirip dengan cara kerja sonar. Sinyal laser dipancarkan dari sebuah modul, nanti akan dihitung waktu yang dibutuhkan sinar laser untuk memantul kembali ke modul penembak, untuk dikalkulasi menjadi sebuah jarak.
Kira-kira gini cara kerja laser untuk menghitung jarak (sumber: lasertech.com)
Konsep yang sama diakomodasi oleh Asus melalui produk Asus ZenFone 2 Laser ZE500KG. Mengusung Android Lollipop sebagai sistem operasinya, Asus memanfaatkan sinar laser untuk memaksimalkan fitur kameranya, terutama sistem autofokus kamera.

Sekarang, bagaimana cara laser autofokus kamera Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG bekerja?

Kebanyakan sistem autofokus kamera smartphone sekarang masih menggunakan teknologi yang disebut “contrast detection”, dengan prinsip kerja lensa kamera menangkap subjek yang “dia” lihat dan berusaha memfokuskan kamera berdasarkan tingkat gelap-terang subjek tersebut. Walaupun dapat digunakan, tetapi sistem contrast detection tersebut sering tidak akurat dan menyebabkan lambatnya proses autofokus kamera.

Berusaha mengatasi masalah ketidakakuratan tersebut, Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG menggunakan laser sebagai peningkat akurasi dan kecepatan dalam fokus kamera smartphone-nya. Kamera Asus Zenfone 2 Laser akan memancarkan sejumlah laser infrared, yang akan bertumbukan dengan subjek yang akan difoto dan memantul kembali menuju kamera yang akan ditangkap oleh sensor kamera. Menggunakan kalkulasi:
Kecepatan = jarak/waktu
dan kecepatan laser yang sudah diketahui, sensor dan sistem kamera akan mengetahui jarak dari subjek yang akan difoto dan berusaha melakukan focusing kamera.

Kok prosesnya ribet ya, dan memakan waktu? Nggak juga lho, teknologi autofokus laser ini, hanya membutuhkan sepersekian detik, atau sekitar 0,2 detik saja berdasarkan klaim dari Asus. It’s amazing technology. Jauh lebih cepat dari sistem contrast detection.
Asus Zenfone 2 Laser dengan Teknologi Autofokus Laser, Fotografi menjadi Lebih Cepat (sumber: Asus.com)
Selain membuat sistem autofokus lebih cepat, teknologi fokus laser juga berguna saat kita melakukan fotografi dalam low light condition (minim cahaya). Karena nggak make tingkat gelap-terang dalam menentukan fokus subjek, fokus laser nggak banyak terpengaruh dengan kondisi minimnya cahaya untuk mendapatkan pencahayaan dan deteksi warna yang natural.

Yang nggak kalah penting, sistem autofokus laser ini baru diadopsi di beberapa tipe kamera high end aja lho, kayak LG G3 dan OnePlus 2. Sementara Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG berada di level menengah smartphone. (sumber: gadget.ndtv.com)

Baru dengan teknologi autofokus laser aja, udah keliatan kan, bakalan lebih cepat ngambil momen pas traveling? Tapi itu aja belum cukup kalo nggak dibarengi sama teknologi unggulan lainnya dari Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG. Yuk kita ulas teknologi pendukung lainnya:

PixelMaster 2.0 Technology

Inilah ujung tombak dari sistem kamera smartphone Asus. Apa gunanya sensor dan sistem kamera yang canggih, kalo pengolahannya nggak maksimal? Dengan tagline See What Others Can’t See, PixelMaster merupakan teknologi penggabungan pixel dan algoritma optimasi gambar yang berfungsi meningkatkan sensitivitas kamera terhadap cahaya. Bahkan bisa menghasilkan gambar 400% lebih terang dalam kondisi minim cahaya, lho... Nggak perlu kuatir lagi deh, fotografi dalam low light condition, dan nggak ngalamin foto burem karena gelap lagi. Coba liat perbandingannya:
Contrast Detection System dengan Bantuan Photoshop vs Laser Autofocus with PixelMaster Technology (thanks to Piktochart)
 Aperture Lensa f/2.0

Apa sih aperture itu? Apa pengaruhnya di fotografi?

Aperture merupakan ukuran dari bukaan lensa ketika pengambilan gambar (diafragma). Ukuran bukaan diafragma pada lensa kamera tersebut mengatur jumlah lintasan cahaya yang lewat menuju ke media fotografi (sensor foto) yang terdapat dalam kamera. Ketika menekan shutter kamera, sebuah lubang dalam kamera akan terbuka dan membuat sensor kamera menangkap gambar dari obyek yang akan dipotret.

Ukuran bukaan diafragma (aperture) biasanya dikalibrasi dalam f-numbers atau f-stop, yaitu angka-angka kecil tertulis pada lensa fotografi seperti f/32 (F32), f/16 (F16), f/8.0, f/5.6, f/3.5, f/2.0, f/1.4, dll. Semakin besar f/angka (f-angka) semakin kecil lubang diafragmanya, semakin kecil f/angka (f-angka) semakin besar lubang diafragmanya. Efeknya, semakin besar lubang maka semakin banyak jumlah cahaya yang masuk, begitu juga sebaliknya, semakin kecil lubang maka semakin sedikit cahaya yang masuk.
Ilustrasi bukaan diafragma (sumber: seputarfotografi.com)
Nah, mengusung aperture lensa f/2.0, berarti sensor kamera Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG bisa menangkap lebih banyak cahaya untuk menghasilkan foto yang berkualitas, apapun kondisi cahayanya. Pas traveling, apalagi wisata alam, kondisinya kan kadang nggak bisa ditebak tuh. Jadi cocok banget bukaan lensa besar pada smartphone kamu.

Aperture juga ada hubungannya sama DOF lho. Apa itu DOF? Depth of Field atau yang biasa kita sebut ruang tajam pada image yang dihasilkan, merupakan efek yang timbul pada obyek yang tertangkap kamera akibat besaran bukaan lensa. Lengkapnya, Depth of Field adalah jarak antara benda-benda terdekat dan terjauh dalam sebuah latar (dalam hal ini sebuah foto) yang bisa diterima ketajaman gambarnya – suatu zona yang bisa diterima ketajaman gambarnya. Nah untuk membantu anda memahaminya dengan jelas, yuk lihat ilustrasi di bawah:
Pengaruh Aperture terhadap Depth of Field (DOF) - (sumber: belfot.com)
Dengan aperture f/2.0, foto yang dihasilkan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG hanya akan tajam pada titik fokusnya saja. Sementara di luar daerah fokus akan tercipta karakteristik blur yang indah dan bersifat memberi dimensi kedalaman dalam foto anda yang disebut efek bokeh. Cocok banget buat fotografi portrait, buat selfie, atau buat fotografi macro yang udah didukung sama kamera Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG ini.

Dalam prakteknya, berikut ini contoh bagaimana perubahan setting aperture memengaruhi depth of field foto dengan objek yang sama. Perhatikan beda ruang tajamnya:
Perbedaan ruang tajam dengan aperture yang berbeda (sumber: belfot.com)
5 Lapis Lensa Largan

Nggak salah kalo Asus menggandeng Largan sebagai pemasok lensanya. Sebagai sesama perusahaan asal Taiwan, tentunya Asus lebih memilih menggandeng pemasok komponen asal negaranya sendiri dan sudah terkenal kehandalannya untuk menjamin kualitas smartphone yang dibuat.

Sensor kamera Buatan Toshiba

Selain sistem pemroses gambar, sensor kamera juga sangat berpengaruh dalam menghasilkan image yang berkualitas. Diiringi blue glass filter untuk menghasilkan image dengan warna natural, Asus menggandeng Toshiba untuk memasok sensor kameranya. Produsen elektronik asal Jepang tersebut sudah terkenal kehandalannya. Khusus sensor kamera, Toshiba juga memasok sensor kamera untuk produk high end seperti HTC One M9 dan Project ARA Google (sumber: sutamatamasu.com)
Warna lebih alami dengan sensor Toshiba dilengkapi blue glass filter (sumber: Asus.com)
Dual LED Real Tone Flash

Kondisi lingkungan bener-bener gelap pas mau take photo pemandangan? Atau mau selfie di tengah malam di dalam hutan pas kemping? Dual LED Real Tone Flash bakal membantu traveler saat kondisi gelap dan tetap menghasilkan akurasi warna yang natural. Biasanya kan kalo pake flash jadi ketutup cahaya putih banget tuh, nah sistem Dual LED Flash-nya Asus beserta pemrosesan gambarnya sudah memperhitungkan semuanya sehingga gambar yang dihasilkan tidak over lighting.

Zero Shutter Lag

Nggak ada jeda/lag pada saat kamu memencet shutter kamera. Karena, jeda sesaat pun bisa menghancurkan momen traveler saat mengambil gambar. Maunya momen A, karena ada jeda penangkapan gambar, jadinya dapat momen B. Sedih deh. Sistem deteksi fokus yang cepat berkat teknologi laser Asus menyebabkan titik fokus gambar juga ditemukan secara cepat, sehingga tidak menyebabkan lag saat shutter kamera ditekan.

Fotografi Makro atau Portrait

Idem sama penjelasan di atas tuh, aperture kecil dengan autofokus laser membuat deteksi objek foto lebih akurat, cepat, plus menimbulkan efek bokeh yang kece abis..

Pengaturan Manual DSLR-like

Fitur Auto dari PixelMaster Camera Asus belum cukup? Buat para fotografer mania yang terbiasa dengan setting kamera ala kamera DSLR, bisa mencoba mengeksplorasi mode Manual pada Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG. Mulai setting shutter speed, white balance, ISO, exposure value, focus distance, saturation, dan lainnya membuat kamera cepat Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG semakin maksimal dan useful banget. Karena terkadang, ada beberapa kondisi yang nggak bisa “tertangani” oleh mode auto dari sebuah kamera. Perlu insting dan feel buat melakukan pengaturan foto secara manual untuk menghasilkan foto yang menarik, walaupun menggunakan kamera smartphone.

Masih kurang juga? Coba deh eksplorasi semua fungsi dari kamera-video Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG ini. Total ada 18 mode yang bisa digunakan, yaitu:

Auto
Manual (pengaturan manual ala DSLR/mirrorless camera)

Setting Manual Lengkap ala DSLR (sumber: Asus.com)
HDR (High Dynamic Range-penggabungan beberapa foto dengan gelap-terang berbeda untuk menghasilkan sebuah foto dengan detail yang lebih baik)
Beautification (mode yang sangat cocok buat selfie mania. Kusam, kusut di muka jadi hilang, tembem-tembem juga berkurang :p)
Super Resolution (penghasil gambar dengan resolusi hingga 32 MP)
Low Light (memaksimalkan gambar di lingkungan minim cahaya)
Night Mode (cocok digunakan di malam hari untuk hasil gambar maksimal)
Depth of Field (liat penjelasan di atas ya, mengenai fitur ini. Bisa dapat efek bokeh yang kece, lho)
Effect (mau efek unik? Pake mode ini deh, ada beberapa efek foto yang bisa dipilih)
Selfie (selfie lebih maksimal dengan jangkauan hingga 85’. Ajak lebih banyak temanmu untuk berselfie-ria dengan selfie panorama yang mendukung pengambilan foto hingga 140’. Jangan lupa juga, apapun modenya, mode autofokus cepat ala Asus tetap berjalan ya. Nggak kuatir harus selfie berulang-ulang karena hasil nggak sesuai keinginan)

Mode Selfie Panorama: lebih banyak teman yang masuk di foto :D (sumber: Asus.com)
GIF Animation (buat animasi dalam bentuk GIF)
Panorama (satu frame belum cukup buat mengabadikan pemandangan yang kamu lihat saat traveling? Pake mode Panorama, putar kamera dari kiri ke kanan, dan dapatkan panorama indah untuk dibagikan bersama temanmu)
Miniature (ambil fokus jarak dekat hanya pada miniatur/objek yang dituju)
Time Rewind (ada momen terlewatkan? Pilih mode Time Rewind untuk membuat kamera bekerja, bahkan sebelum shutter camera ditekan, dan pilih momen favoritmu untuk disimpan)
Smart Remove (ada objek mengganggu di foto kamu? Hapus aja dengan Smart Remove mode)
All Smiles (Ada temenmu yang lagi ngambek? Buat dia tersenyum kembali dengan mengajaknya grouvie pake Mode All Smiles kamera ASUS Zenfone 2 Laser yang akan mengambil foto saat semua wajah dalam foto tersenyum)

Plus mode video Slow Motion dan Time Lapse (ssstt..dalam mode video pun sistem autofokus laser ala Asus masih tetap aktif. Jangan takut videomu banyak yang nge-blur deh)

Fotonya ngeblur/nggak fokus? Teratasi dengan sistem autofokus laser.

Hasil foto terlalu gelap? Lagi-lagi sistem autofokus laser dengan mudah mengatasinya, ditambah teknologi yang terbenam dalam Pixel Master besutan Asus.

Warnanya nggak natural? Ada blue glass filter plus plus sensor dari Toshiba yang menangkap gambar sesuai kondisi aslinya.

Kehilangan momen foto, karena:
Zen UI dengan ZenMotion gesture (sumber: Asus.com)
  • Setting kamera ribet? Ada 18 mode cepat yang bisa kamu pilih, nggak ada yang namanya ribet.
  • Setting kamera yang diinginkan kurang lengkap? Manual mode ala DSLR ada, tuh.. Mau alasan apalagi?
  • Telat mencet shutter kamera? Nggak kuatir lagi karena ada mode Time Rewind yang bisa menangkap image bahkan sebelum shutter kamera ditekan.
  • Launching kamera lambat? Mana ada, Zen UI besutan Asus menerapkan fitur sentuh ZenMotion gesture. Cukup menuliskan huruf C dengan jari saat smartphone dalam kondisi idle dan mode kamera smartphone akan aktif dalam hitungan detik. Take photo juga semakin mudah dengan letak tombol shutter di bagian belakang.
Jadi, bakalan kehilangan momen saat traveling? Nggak lagi dong, karena sudah ada fotografi cepat dengan autofokus laser plus teknologi PixelMaster ala Asus yang membuat momenmu tidak lagi hilang.

Semua teratasi dengan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG yang punya kamera depan 5 MP dan kamera belakang 8 MP. RAM 2 GB, prosesor Quad Core, layar HD dengan perlindungan Gorilla Glass generasi ke 4, plus harga terjangkau, menambah keunggulan Asus Zenfone 2 Laser untuk masuk ke ceruk pasar smartphone 5 inci yang sangat tinggi. All in One smartphone.
Asus Zenfone 2 Laser ZE500KG. All in one smartphone dengan harga paling terjangkau (sumber: Asus.com)
Cek spesifikasi gahar smartphone Asus Zenfone 2 Laser disini.

You Might Also Like

18 comments

  1. Replies
    1. Sekarang nggak ada wisata tanpa foto, Gan.. :D

      Delete
  2. Asus Zenfone 2 laser ze500kg ini emang top, kameranya jelas banget, kunjungan baliknya dan salam knal ya ? klik http://amir-silangit.blogspot.co.id/2015/11/asus-zenfone-2-laser-50-ze500kg-harga.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Mas Amir, teknologi autofokusnya canggih.. Pake Laser, jadinya fotografi jadi semakin cepat deh, dengan adanya laser autofokus ini.. :D

      Delete
  3. wih mantep nih asus zenfone 2 laser....
    harganya berapaan sih? 2 jutaan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, sekitar dua juta sekarang untuk yg tipe ini.. :)

      Delete
  4. Entah kenapa untuk capturing saya lebih suka menggunakan gadget dibandingkan menggunakan kamera SLR tapi kl mirrorless masih ok lah di gunakan, selain karena karena gadget enteng tentunya sangat cepat bisa mengambil moment tertentu. Saat ini saya lagi suka gunakan Microsoft Lumia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bang, kalo via gadget emang lebih simpel dan nggak ribet daripada via SLR.. Cm emg harus diakui kualitas n opsi pengaturan HP blm banyak yang semumpuni DSLR/mirrorless :D

      Delete
  5. Wah..
    Informasi yang berguna pada saat traveling !
    http://lombokwandertour.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, jadi sedikit tahu tentang fitur kamera :D

      Delete
  6. bagaimana lombanya ini mas, menang tidak hihihi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak, Mas.. :(
      Barangkali kurang cocok sama yg gini ahahaha

      Delete
  7. momen2 yg harus diabadikan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, sekarang serba "momen", harus diabadikan

      Delete
  8. informasi yang snagat berguna dan menarik banget
    salam kenal dan sukses terus
    regard
    wisata bromo

    ReplyDelete
  9. wisata itu, harus bawa camera gan,, dengan zenfone bisa enteng nich bawaan kan gak perlu bawa yang camera seperti slr dan semacamnya,, hehehe
    sukses terus
    paket wisata kawah ijen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yapp bener banget, sekarang kan juga jamannya wisata selfie ahahaha

      Pengen ke Bromo kapan2

      Delete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)

Promo Tiket Pesawat

Member Of



Travel Blogs
best blogs