Petungkriyono, Negeri 1000 Curug

9:00:00 AM Dimas A. R. Kambuna 12 Comments

Nice to meet you again, Travelers..

Gimana acara 17 Agustus kemarin di daerah kamu? Menyenangkan? Lebih menyenangkan mungkin ya, kalo kamu mencoba merayakan kemerdekaan Republik Indonesia di daerah lain, mencoba suasana baru, pengalaman baru. Kali ini, Meanwhile U and Me bukan mau ngajak kamu merayakan kemerdekaan RI, tapi mau nyeritain perjuangan Admin menjelajah dan menembus perbukitan, di daerah Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug Curug Bajing
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug
Buat orang Pekalongan, Batang, maupun Pemalang, mungkin nama Petungkriyono sudah terasa familier, tidak asing lagi. Namun, bagi orang luar Pantura Pemalang-Batang, tentunya masih asing dengan nama Petungkriyono, apalagi Petungkriyono bukan daerah yang terkenal, setidaknya itu sampai tahun lalu. Di tengah gencarnya promosi pariwisata yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kabupaten Pekalongan terlihat tidak mau ketinggalan dengan kota dan kabupaten lain. Para warga dan pejabat kabupaten, mencium banyaknya potensi wisata yang ada di daerah Petungkriyono, terutama curug dan potensi sungai yang ada. Tidak salah saya semakin penasaran untuk menjelajahi Petungkriyono setelah beberapa teman saya "meracuni" untuk berpetualang disana.
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug awal perjalanan
Awal yang cerah tapi "adem" untuk memulai petualangan
Datanglah sebuah schedule yang sedikit tidak direncanakan. Dengan teman seadanya, kami bertiga bersiap menjelajah Petungkriyono yang berjarak sekitar 50 Km dari rumah saya yang terletak di Ampelgading. Ketika kamu sampai di perempatan Kajen (dari arah utara), kamu jangan lurus ke arah Linggo Asri/Banjarnegara, tetapi ambillah arah timur (ke arah Doro/Larangan). Nah begitu sampai di Pasar Doro, kamu ambil jalan yang agak kecil di Selatan Pasar untuk kemudian menuju Pintu Gerbang Ekowisata Petungkriyono. Kalo bingung, sebaiknya di Pasar Doro kamu tanya orang sekitar deh, atau kamu bisa pake GPS dengan kata kunci Curug Bajing/Curug Muncar. Satu lagi, begitu masuk Gerbang Ekowisata Petungkriyono, kamu akan sulit mendapatkan bahan bakar, jadi sebaiknya kamu isi penuh sebelum sampai disana ya.
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug gerbang ekowisata
Gerbang Ekowisata Petungkriyono
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug dilarang berburu
Plang "dilarang Berburu di Kawasan Hutan Lindung" (klik untuk memperbesar)
Begitu memasuki gerbang ekowisata, kamu akan menjumpai jalan kecil disertai tebing di kiri-kananmu, suasana hutan yang masih terasa begitu alami dengan kicauan burung plus hewan lainnya, serasa kamu benar-benar bertualang menjelajah hutan seperti di film Indiana Jones atau Jurassic Park. Saya kagum sama orang yang membangun akses jalan menuju ke Petungkriyono mengingat medannya yang terjal dan sulit.


Tujuan pertama saya adalah menuju Curug Bajing, untuk kemudian lanjut ke Curug Muncar. Nah di sepanjang perjalanan, kamu akan banyak bertemu dengan curug-curug kecil maupun sungai kecil yang mengalir dengan suara gemericik airnya yang terasa menyegarkan. Karena itulah saya ingin menyematkan Negeri 1000 Curug pada Petungkriyono. Tetapi sayang, saya menjumpai beberapa sampah yang ditinggalkan wisatawan yang beristirahat di sekitar curug kecil, terutama yang terletak di tikungan (daerah yang agak luas untuk beristirahat). Masih sekitar jam 8 saat menembus bukit menuju Petungkriyono, matahari tampak masih malu menembus rimbunnya pepohonan.
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug perjalanan
We're Ready!
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug jalan halus
Jalan "halus" di Petungkriyono
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug suasana dan kondisi perjalanan
Suasana sepanjang perjalanan
Perasaan kok lama banget di jalan, nggak nyampe-nyampe ke Curug Bajing, ternyata 50 Km sudah berlalu dan akhirnya sampailah saya di Curug Bajing dengan odometer menunjukkan saya telah berjalan sejauh 70 Km. Waow, meleset lumayan jauh ya, dari perkiraan. Terpesona dengan kesegaran Curug Bajing, sayapun melanjutkan perjalanan ke Curug Muncar (report perjalanan di artikel selanjutnya, ya.. ;) ). Ternyata, lebih banyak lagi air terjun yang ada di lokasi wisata Curug Muncar, ataupun saat perjalanan menuju kesana. Nggak heran dan nggak salah lagi kalo saya menyematkan label Negeri 1000 Curug ke daerah Petungkriyono. Sayang, begitu beranjak siang, hujan turun sangat deras sehingga saya tidak begitu leluasa mengambil dokumentasi selama perjalanan. Yang pasti, butuh ketrampilan berkendara khusus dan fisik yang bagus untuk menjelajahi Negeri 1000 Curug ini.
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug curug di pinggir sepanjang jalan
Salah satu curug di tepi jalan, banyak curug sepanjang jalan Petung
Selain curug-curug yang ada di Petungkriyono, saya melihat beberapa spanduk yang menawarkan arung jeram, dan pemandangan bukit, tetapi saya belum berkesempatan menjelajah lebih jauh lagi.
Petungkriyono, Negeri 1000 Curug Peta Wisata
Peta Wisata Petungkriyono
Nah buat yang pengen berpetualang, siapin fisik dan kendaraan kamu ya, dijamin kamu nggak akan nyesel berpetualang ke Petungkriyono, Negeri 1000 Curug. Lelah yang muncul selama perjalanan, terbayar LUNAS dengan pemandangan indah dan alami yang kamu dapatkan selama disana.

Happy traveling, Guys! :D

You Might Also Like

12 comments:

  1. lumayan lama jg ya perjalanannya hehe... tpi mantap jg tuh viewnya...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya aja nggak nyangka sejauh itu masuknya dari jalan utama :D

      Delete
  2. bagus banget tuh buat rekomen traveller yang suka dengan air terjun.. tapi kadang jalan menuju curug masih kurang baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yak setuju banget sama jalannya, tapi di Petung kategorinya udah cukup baik jalannya, cuma emang medannya yang tergolong berat, apalagi yang bawa mobil

      Delete
  3. Wuah, apik air terjuna, Mas! Jauh juga ya, perlu fisik dan kendaraan yang prima ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, tu poto air terjunnya belum keluar semua lho.. :D

      Bener banget tuh, kendaraan dan skill mengendarainya harus joss

      Delete
  4. seger banget pasti!

    Adis takdos
    travel comedy blogger
    www.whateverbackpacker.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ada Mas Adis nih :D

      Sueger bin banget Mas, apalagi habis ke air terjun ujan deres.. Brr....

      Delete
  5. wow amazing, jadi pengen kesanaaaa

    ReplyDelete
  6. 17 kemarin gue lagi di puncak gunung rinjani mas 😎😎😎 #congkak #digebukin

    butuh sedikit perjuangan kalo main ke curug 😂😂

    ReplyDelete
  7. ini kalau gak biasa jiwa petualngan pasti susah ya kak :)

    ReplyDelete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)