Belajar tentang Batik: Ikon Pekalongan dan Warisan Dunia

8:00:00 AM Dimas A. R. Kambuna 8 Comments

Kota Batik di Pekalongan
Bukan Jogja, Bukan Solo
...

Petikan lirik lagu yang dibawakan Slank tersebut mudah terngiang ketika mendengar kata Pekalongan. Batik, dengan beragam jenis dan coraknya telah identik dan menjadi ikon dari Pekalongan. Batik merupakan sebuah hasil kerajinan berupa kain yang digambar atau dicap menggunakan malam dengan teknik tertentu sehingga menimbulkan ke-khas-an pada kain tersebut (referensi). Batik tulis, batik cap, dan batik printing/batik cetak adalah beberapa jenis batik yang dibedakan berdasarkan cara membuatnya.

Batik tulis menjadi jenis batik yang paling eksklusif karena proses pembuatannya yang memerlukan kesabaran dan ketelitian ekstra, karena pembuatan corak dan teksturnya dibuat menggunakan tangan-tangan terampil.
Belajar tentang Batik: Ikon Pekalongan dan Warisan Dunia
Belajar tentang Batik: Ikon Pekalongan dan Warisan Dunia
Nah, di sela-sela acara penutupan Amazing National Petung Explore 2017 yang diadakan Pemkab Pekalongan, saya bersama puluhan blogger, fotografer, jurnalis, dan pilot drone berkesempatan untuk belajar dan melihat cara membuat batik dari proses awal hingga akhir di Batik Pesisir Failasuf, Wiradesa.
belajar tentang batik ikon pekalongan di pranggok pesisir bumi legenda batik nusantara
Belajar tentang batik di Pranggok Pesisir milik Bapak Failasuf
Ada yang sudah tahu cara membuat batik? Atau selama ini cuma jadi pemakai batik ke kondangan mantan? #eh. Kalau kamu belum tahu, yuk bareng, belajar tentang batik yang menjadi ikon Pekalongan.

1. Pembuatan Pola/Corak

Pembuatan batik tulis pertama kali dimulai dari pembuatan pola di atas selembar kain putih besar menggunakan pensil. Tentunya pembuatan pola ini dilakukan oleh orang-orang yang terampil dan sudah terlatih. Batik Pekalongan pada umumnya identik dengan pola flora atau fauna.
Belajar tentang Batik Pekalongan Proses pembuatan corak batik
Proses pembuatan pola/corak batik
2. Penjiplakan desain

Proses selanjutnya adalah pola yang telah dibuat di atas kertas, dijiplak di atas selembar kain, biasanya untuk batik tulis digunakan kain sutra atau kain berkualitas tinggi lainnya. Hal ini karena batik tulis merupakan batik eksklusif yang tentunya harganya juga eksklusif.

3. Pembatikan

Proses pembatikan sendiri merupakan proses perintangan warna, agar warna yang ada tidak masuk ke dalam kain. Proses pembatikan yang menggunakan canting sebagai alat dan malam sebagai bahan ini sendiri terbagi lagi menjadi proses penglowongan (membatik atau menggambar garis luar pada pola yang telah digambar) dan proses isen-isen (mengisi bagian dalam pola dengan berbagai macam bentuk detail seperti garis, titik, lingkaran, dan sebagainya).
Belajar tentang Batik Pekalongan Proses pembatikan dengan canting
Proses pembatikan menggunakan canting
Belajar tentang Batik Pekalongan Proses isen-isen
Proses isen-isen
4. Pemopokan (Nembok)

Nembok adalah proses yang hampir sama dengan batik, tetapi nembok meng-cover area yang lebih besar. Tujuannya untuk menutupi bagian-bagian lebar tersebut agar tidak terkena warna yang tidak diinginkan.

5. Pewarnaan

Setelah pembatikan dan penutupan warna selesai, sekarang saatnya batik diwarna sesuai keinginan. Pewarnaan ini sendari juga terdiri dari dua tahap, yaitu pewarnaan collet (proses mewarnai batik pada bagian-bagian tertentu dengan beberapa warna) dan pewarnaan celup (mewarnai batik dengan 1 warna). Setelah pewarnaan celup, kain diangin-anginkan hingga kering.
Belajar tentang Batik Pekalongan Proses pewarnaan collet
Proses pewarnaan collet
6. QC (Quality Control)

Proses QC/kontrol kualitas menjadi pekerjaan teliti lainnya yang dilakukan dalam pembuatan batik tulis. Jadi nggak cuma pabrik besar aja yang punya QC, ya. Pekerja di bagian QC pembuatan batik harus cermat meneliti pola dan corak yang ada di kain untuk melihat apakah ada warna yang mbleber atau detail desain yang salah. Jika hal itu terjadi, pekerja QC wajib mengoreksinya (menghapus/merapikan). Hmmm.. Capek nggak ya, matanya?
belajar tentang batik ikon pekalongan dan warisan dunia pewarnaan batik
Batik yang sudah diwarnai, diangin-anginkan
Belajar tentang Batik Pekalongan Proses quality control
Proses quality control: butuh ketelitian
Yakin nggak, kamu bisa bikin batik tulis sendiri? Hahaha.. Kelihatannya njelimet ya, proses pembuatannya. Pemandu di Batik Pesisir juga mengatakan bahwa pekerja per bagian dalam proses membatik tidak bisa ditukar-tukar, karena memang sudah menjadi spesialisasinya masing-masing.Tapi seru lho, melihat proses pembuatan batik. Para pekerja disana membuatnya benar-benar dengan teliti, apalagi di bagian pembatikan. Karena kerumitan prosesnya, untuk membuat satu helai kain batik tulis diperlukan waktu 2 hingga 3 bulan lamanya. Hmmm...kira-kira, harganya berapa ya?

Setelah melihat dan belajar cara membuat batik, di penutupan acara Amazing National Petung Explore 2017 yang begitu menakjubkan, Bupati Pekalongan, Bapak Asip Kholbihi kembali membuat kejutan dengan meluncurkan dan menyematkan tagline Bumi Legenda Batik Nusantara kepada Kabupaten Pekalongan. Banyaknya usaha batik di Pekalongan yang menggerakkan roda perekonomian dan untuk menghormati para pembatik legendaris yang ada di Pekalongan, menggugah hati Bupati Pekalongan untuk menyematkan slogan tersebut.
peluncuran tagline bumi legenda batik nusantara
Bupati Pekalongan bersama H. Failasuf dalam Peluncuran tagline Bumi Legenda Batik Nusantara
Sementara itu, Padepokan Batik Pesisir milik H. Failasuf yang bekerjasama dengan Pemkab Pekalongan dalam membuat film dokumenter Legenda Batik Nusantara juga sekaligus meluncurkan karyanya berupa Batik Petungkriyono yang menumpahkan suasana alam Petungkriyono ke dalam desain batik tulis yang luar biasa. Nantinya, Batik Petungkriyono (yang masih dalam proses finishing) bersama dengan proyek film dokumenter (sumber) Legenda Batik Nusantara dan film dokumenter yang menggambarkan pesona alam Petungkriyono akan dipamerkan oleh Bupati Pekalongan di salah satu organisasi PBB, yaitu UNESCO yang membidangi kepentingan pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan. Selain untuk menunjukkan keindahan batik yang memang telah dinobatkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO, peluncuran film dokumenter tersebut juga dimaksudkan untuk membuat promosi masif tentang pesona alam Petungkriyono yang diharapkan menjadi salah satu Taman Wisata Nasional yang mendunia.
Belajar tentang Batik Pekalongan batik Petungkriyono warisan dunia
Salah satu Batik Petungkriyono, yang akan go international
Gimana, gimana? Makin cinta dan bangga dengan kerajinan batik kan? Batik itu warisan dunia, lho. Saya aja jadi pengen membawa pulang salah satu batik tulisnya. Hehehe...

Makanya, ayo, banyak-banyak belajar tentang batik, sang ikon Pekalongan sekaligus warisan dunia budaya Indonesia.

Inilah Pesona Indonesia, mari sukseskan program Visit Indonesia!

Yang mau belajar batik versi video, diintip disini, ya.. :D

You Might Also Like

8 comments:

  1. Ah jadi pengen negrasain ngebatik sendiri, jiplak batik sendiri
    Siapa tau bisa di jual juga dinpekalongan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bisa jadi peluang bisnis tuh Bang, cetak batik di kain kecil buat oleh2..
      :D

      Delete
  2. Nggak yakin saya bisa bikin batik sendiri, panjang banget soalnya prosesnya. beli jadi aja lah=)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu pelajaran nggambar aja nilainya kecil, Mbak.. tp kalo jadi batik, mungkin malah bagus, abstrak hahaha

      Tp batik tulis harganya :(

      Delete
  3. aroma pranggok batik masih terasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih hehehe,, Masih penasaran sama detail lainnya tentang batik

      Delete
  4. pingin belajar batik, belum kesampaian wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, kalo bikin pola sendiri kayaknya seru

      Delete

Komentar itu bisa memberi inspirasi lho.. Siapa yang mau memberi inspirasi ke blog ini? :)